Bagu, Fery Rahmat Angriawan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis faktor sanitasi, maternal, dan kontrasepsi sebagai penentu risiko stunting pada bayi di bawah dua tahun Bagu, Fery Rahmat Angriawan; Solang, Margaretha; Kadir, Laksmyn
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 11 (2026): Volume 19 Nomor 11
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i11.1844

Abstract

Background: Stunting remains a significant public health problem in Indonesia, particularly in children under two years of age. Various factors, such as sanitation, maternal health, and contraceptive use, are known to increase the risk of stunting. Purpose: To analyze sanitation, maternal health, and contraceptive use as determinants of risk in infants under two years of age. Method: This quantitative study used a cross-sectional design involving 174 respondents selected through stratified proportional random sampling. Data were collected using a questionnaire, with the dependent variables being sanitation, maternal health, and contraceptive use. The independent variable was stunting status, assessed based on standard anthropometric indicators. Statistical analysis used the Chi-Square test and Binary Logistic Regression. Results: There was a significant association between sanitation (p < 0.05), maternal health (p < 0.05), and contraceptive use (p < 0.05) and risk. Poor sanitation, high-risk maternal health, and not using contraceptives increased the likelihood of stunting in children under two years of age. Conclusion: Sanitation, maternal factors, and contraceptive use are significantly associated with the risk of stunting. Children exposed to poor sanitation, maternal risk factors, and those not using contraceptives are at higher risk of stunting.   Keywords: Contraception; Infants Under Two Years; Maternal; Sanitation; Stunting.   Pendahuluan: Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, khususnya pada anak di bawah usia dua tahun. Berbagai faktor, seperti sanitasi, kondisi maternal, dan penggunaan kontrasepsi diketahui berperan dalam meningkatkan risiko stunting. Tujuan: Untuk menganalisis faktor sanitasi, maternal, dan kontrasepsi sebagai penentu risiko stunting pada bayi di bawah dua tahun. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain potong lintang dengan melibatkan 174 responden yang dipilih melalui proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan pembagian variabel dependen adalah sanitasi, faktor maternal, dan penggunaan kontrasepsi, sedangkan variabel independen adalah status stunting dinilai berdasarkan indikator antropometri standar. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square dan Regresi Logistik Biner. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara sanitasi (p < 0.05), faktor maternal (p < 0.05), dan penggunaan kontrasepsi (p < 0.05) dengan risiko stunting. Sanitasi yang buruk, kondisi maternal berisiko tinggi, dan tidak menggunakan kontrasepsi meningkatkan kemungkinan terjadinya stunting pada anak di bawah dua tahun. Simpulan: Sanitasi, faktor maternal, dan penggunaan kontrasepsi berhubungan signifikan dengan risiko stunting. Anak yang terpapar sanitasi buruk, kondisi maternal berisiko, serta tidak menggunakan kontrasepsi memiliki peluang lebih tinggi mengalami stunting.   Kata Kunci: Bayi di Bawah Dua Tahun; Kontrasepsi; Maternal; Sanitasi; Stunting.