Friska Urba Ningrum
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ruang Lingkup Pendidikan Islam: Konsep, Prinsip, dan Implementasinya Friska Urba Ningrum; Ahmad Halid
Jurnal Indonesia Kajian Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): JIKPI, Volume 2, Issue 1 (2026): January-April Period
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/jikpi.v2i1.379

Abstract

Pendidikan Islam didefinisikan sebagai kerangka pendidikan yang holistik, yang mencakup pengembangan dimensi spiritual, kognitif, etis, relasional, serta fisik individu, dengan landasan utama pada Al-Qur'an dan Sunnah. Makalah ini berisi untuk menguraikan fondasi konsep, prinsip-prinsip dasar, cakupan, serta penerapan pendidikan Islam dalam perspektif kontemporer. Pendekatan penelitian yang diadopsi adalah analisis kepustakaan, melalui pemeriksaan mendalam terhadap sumber-sumber klasik maupun modern yang relevan dengan bidang pendidikan Islam. Analisis temuan menunjukkan bahwa prinsip tauhid berfungsi sebagai pusat dari seluruh proses pendidikan, yang dilengkapi dengan konsep pembelajaran seumur hidup, sintesis antara pengetahuan keagamaan dan sekuler, serta pendekatan pedagogis yang didasarkan pada nilai kasih sayang dan keadilan. Cakupan pendidikan Islam mencakup penguatan keyakinan (akidah), peningkatan kemampuan intelektual, pembentukan karakter moral (akhlak), pengembangan hubungan sosial-keluarga, serta pemeliharaan kesejahteraan fisik. Pada tingkat penerapannya, pendidikan Islam di Indonesia telah berinteraksi melalui institusi formal dan informal, seperti madrasah dan pesantren, meskipun dihadapkan pada berbagai kendala, termasuk pengaruh globalisasi, disparitas aksesibilitas, dan penyesuaian dengan kemajuan teknologi. Makalah ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam memainkan peran krusial dalam membentuk individu yang beriman, berpengetahuan, bermoral mulia, serta kompeten secara fungsional, sekaligus menekankan urgensi inovasi untuk menjaga relevansi nilai-nilai Islam di tengah dinamika globalisasi.