Perkembangan teknologi digital menyebabkan peningkatan signifikan penggunaan media layar di kalangan remaja. Penggunaan gawai seperti smartphone, laptop, dan televisi dalam waktu lama, terutama pada malam hari, diduga mengganggu ritme sirkadian dan menurunkan kualitas tidur.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pemakaian media layar dengan pola tidur pada siswa dan siswi Madrasah Aliyah TPI Sawit Seberang Tahun 2025. Desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi seluruh siswa berjumlah 177 orang, sampel 123 responden dipilih dengan proportional random sampling. Instrumen menggunakan kuesioner pemakaian media layar dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data menggunakan uji Chi-Square (?=0,05) . Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola tidur tidak baik (52,8%), dengan rata-rata durasi tidur 6,2 jam per malam. Sebagian besar siswa menggunakan media layar dengan intensitas sedang hingga tinggi (81,3%), terutama menggunakan smartphone pada malam hari. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,001, dan yang berarti terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara pemakaian media layar dengan pola tidur siswa. Semakin tinggi intensitas penggunaan media layar, semakin buruk kualitas tidur yang dialami. Terdapat hubungan yang signifikan dan sangat kuat antara pemakaian media layar dengan pola tidur pada siswa Madrasah Aliyah TPI Sawit Seberang. Penggunaan media layar berlebihan, terutama pada malam hari, berkontribusi terhadap menurunnya kualitas dan durasi tidur siswa. Diperlukan edukasi mengenai sleep hygiene dan pembatasan waktu penggunaan media layar sebelum tidur untuk meningkatkan kualitas istirahat remaja.