Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Pendidikan Karakter Anti-Radikalisme Melalui Program Sekolah Damai di SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru Matang; Naldi, Revana Aulia; Helmi, Zaki Muhammad; Fazila, Nazara Dwi Putri; Jonita, Engla Marsha; Putri, Monica Daryanti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sosial Humaniora Vol 5 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radikalisme kini telah berkembang menjadi ancaman nyata yang secara agresif menargetkan generasi muda, menyusup melalui celah interaksi media sosial dan lingkungan pergaulan sehari-hari. Dalam situasi krusial ini, institusi pendidikan memegang mandat vital sebagai benteng pertahanan utama untuk melindungi siswa dari paparan berbagai ideologi ekstrem. Penelitian ini secara spesifik bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi "Program Sekolah Damai" sekaligus menganalisis berbagai faktor pendukung dan penghambat dalam upaya penguatan pendidikan karakter anti-radikalisme di SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif yang ketat. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik triangulasi komprehensif, meliputi observasi partisipan, studi dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan sepuluh informan kunci yang dipilih secara purposive, termasuk kepala sekolah, guru, dan siswa. Analisis data kemudian diproses menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa program ini sangat efektif dalam merekonstruksi pemahaman siswa. Terjadi transformasi persepsi yang signifikan, di mana pandangan siswa yang semula reduksionis dan terbatas pada aksi terorisme fisik, berkembang menjadi kesadaran kritis terhadap bahaya intoleransi dan kekerasan verbal di ruang digital. Meski ekosistem religius sekolah menjadi pendukung utama, penetrasi media sosial tetap menjadi hambatan dominan. Disimpulkan bahwa internalisasi nilai luhur Pancasila sukses memperkokoh ideologi siswa, namun mutlak memerlukan sinergi pengawasan digital berkelanjutan antara sekolah dan orang tua.