This study aims to examine in depth how a pastor's lifestyle influences the congregation's practices in the context of the challenges of modernity. This study uses a library research method, which involves collecting and analyzing literature from various relevant theological and scientific sources. The results of the study indicate that a pastor's lifestyle, which reflects spiritual, moral, and social values, has a significant influence on the character formation of the congregation, both individually and communally. In the shepherding process, a pastor's exemplary life becomes the primary medium in transferring Christian values to the congregation through concrete actions, not just verbal teachings. A pastor's lifestyle impacts three main dimensions of the congregation's life: spirituality, moral ethics, and social relationships. Authentic and consistent exemplary behavior from a pastor has been proven to strengthen faith, shape ethical character, and encourage the congregation's active participation in social life and church services. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana gaya hidup seorang gembala sidang memengaruhi praktik hidup jemaat dalam konteks tantangan modernitas. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka, yang melibatkan pengumpulan dan analisis literatur dari berbagai sumber teologis dan ilmiah yang relevan. Hasil kajian menujukan bahwa gaya hidup gembala, yang mencerminkan nilai-nilai spiritual, moral, dan sosial, memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter jemaat, baik secara individual maupun komunal. Dalam proses penggembalaan, keteladanan hidup seorang gembala menjadi media utama dalam mentransfer nilai-nilai kekristenan kepada jemaat melalui tindakan nyata, bukan hanya ajaran verbal. Gaya hidup seorang gembala berpengaruh pada tiga dimensi utama dalam kehidupan jemaat, yakni spiritualitas, etika-moral, dan hubungan sosial. Keteladanan yang otentik dan konsisten dari seorang gembala terbukti mampu memperkuat iman, membentuk karakter etis, serta mendorong partisipasi aktif jemaat dalam kehidupan sosial dan pelayanan gereja.