Abstract. Early childhood is an age that is considered crucial in providing stimulation for achieving optimal development and experiencing a rapid growth and development process. This period is the right time to form a solid foundation in various aspects, such as physical, cognitive, social emotional, religious, moral and artistic aspects of creativity. Children's creativity in Indonesia occupies the lowest position compared to other countries. The importance of increasing children's creativity can help them achieve optimal development. Researchers use the constructive lasy game as a medium to increase children's creativity, because lasy is a game that is rarely used in schools, including at RA Asbab Hidayah. This research uses a one group pretest-posttest design method using the Figural Creativity Test as a research test tool. The results of this research show that the level of creativity of children in group B at pretest was 42% and at posttest it increased to 65.20%. This shows that constructive play has an influence on the creativity level of group B children at RA Asbab Hidayah. Abstrak. Anak usia dini adalah usia yang dianggap krusial dalam memberikan rangsangan bagi pencapaian perkembangan yang optimal dan mengalami proses tumbuh kembang yang pesat. Masa ini merupakan masa yang tepat untuk membentuk fondasi yang kokoh dalam berbagai aspek, seperti aspek fisik, kognitif, sosial emosional, agama, moral, dan seni kreativitas. Kreativitas anak di Indonesia menempati posisi terendah dibandingkan dengan negara lain, pentingnya meningkatkan kreativitas anak dapat membantu untuk mendapatkan perkembangan yang optimal. Peneliti menggunakan permainan konstruktif lasy sebagai media untuk meningkatkan kreativitas anak, karena lasy merupakan permainan yang jarang digunakan disekolah termasuk di RA Asbab Hidayah. Penelitian ini menggunakan metode one group pretest-posttest design dengan menggungkan Tes Kreativitas Figural sebagai alat tes penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kreativitas anak pada kelompok B saat pretest sebesar 42% dan ketika posttest meningkat menjadi 65,20%. Hal ini menunjukkan bahwa permainan konstruktif lasy berpengaruh terhadap tuingkat kreativitas anak kelompok B di RA Asbab Hidayah.