Masnipal, Masnipal
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Kepala MDT dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Berbasis Standar Pelayanan Minimal: Pendekatan Sequential Exploratory Yugo, Tri; Surana, Dedih; Masnipal, Masnipal
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 13, No 2 (2024): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v13i2.14243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang digunakan oleh Kepala Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung dalam meningkatkan mutu pembelajaran berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan desain Sequential Exploratory Design. Data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima Kepala MDTA yang terpilih, kemudian diikuti dengan pengumpulan data kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 45 Kepala MDTA di kecamatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Kepala MDTA sangat berperan dalam meningkatkan mutu pembelajaran melalui implementasi SPM. Strategi yang diterapkan termasuk pengembangan kurikulum yang relevan, pelatihan profesional guru, pengelolaan sarana prasarana, serta inovasi dalam metode pembelajaran. Temuan dari wawancara dan survei menunjukkan bahwa 88% responden setuju bahwa penerapan SPM di madrasah mereka berjalan dengan baik dan secara langsung berkontribusi terhadap peningkatan mutu pembelajaran. Selain itu, 71% responden menyetujui bahwa inovasi dalam metode pengajaran, seperti penggunaan teknologi, berpengaruh positif terhadap hasil belajar santri. Implementasi SPM juga ditemukan berfungsi sebagai mediasi yang memperkuat hubungan antara strategi kepala madrasah dengan peningkatan mutu pembelajaran. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa kepala MDTA yang mampu menerapkan strategi manajerial yang baik dan mematuhi SPM akan menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif dan berkualitas.
Studi Deskriptif Hasil Survei Pelatihan Bermain Konstruktif Balok Membangun (Block Building) pada Guru Raudhatul Atfhfal sebagai Upaya Meningkatkan Kreatifitas Anak Hakim, Arif; Masnipal, Masnipal; Muhammad, Giantomi; Lestari, Via Eka; Fitrotunnisa, Farhah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil pengamatan lapangan pada berbagai lembaga PAUD di Kecamatan Cicalengka menunjukkan hampir semua anak usia dini sangat menyukai permainan balok membangun, akan tetapi mereka melakukannya hanya sekadar menyukai bentuk, warna dan kadang hanya menjadi bahan lemparan anak-anak, padahal alat permainan tersebut sangat besar manfaatnya dalam menumbuhkembangkan kreativitas mereka yang sedang tumbuh. Untuk mengatasi permasalahan diatas maka dilakukan Pelatihan Bermain Konstruktif Balok Membangun (Block Building) pada Guru Taman Kanak-kanak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Selama melatih guru PAUD dalam bermain balok menggunakan model PKPK, kami menemukan hal-hal berikut: (i) hampir seluruh lembaga PAUD, seperti Taman kanak-kanak (TK) atau Raudhatul Athfal (RA) memiliki alat bermain balok membangun, bahkan pemerintah melalui dinas pendidikan secara rutin memberikan bantuan berupa alat permainan tersebut ke TK/RA; (ii) sebagian guru belum mengenal teknik permainan balok membangun. Hasil penelitian menunjukkan seluruh guru sudah memahami teknik permainan balok membangun dan disampaikan akan menerapkan pelatihan yang diperoleh di kelas tempatnya mengajar.
Permainan Konstruktif Menggunakan Lasy dalam Meningkatkan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun di Raudhatul Athfal Asbab Hidayah Nabila putri, Rahma; Masnipal, Masnipal; Asikim, Ikin
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education Vol. 5 No. 2 (2025): Bandung Conference Series: Early Chillhood Teacher Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v5i2.20206

Abstract

Abstract. Early childhood is an age that is considered crucial in providing stimulation for achieving optimal development and experiencing a rapid growth and development process. This period is the right time to form a solid foundation in various aspects, such as physical, cognitive, social emotional, religious, moral and artistic aspects of creativity. Children's creativity in Indonesia occupies the lowest position compared to other countries. The importance of increasing children's creativity can help them achieve optimal development. Researchers use the constructive lasy game as a medium to increase children's creativity, because lasy is a game that is rarely used in schools, including at RA Asbab Hidayah. This research uses a one group pretest-posttest design method using the Figural Creativity Test as a research test tool. The results of this research show that the level of creativity of children in group B at pretest was 42% and at posttest it increased to 65.20%. This shows that constructive play has an influence on the creativity level of group B children at RA Asbab Hidayah. Abstrak. Anak usia dini adalah usia yang dianggap krusial dalam memberikan rangsangan bagi pencapaian perkembangan yang optimal dan mengalami proses tumbuh kembang yang pesat. Masa ini merupakan masa yang tepat untuk membentuk fondasi yang kokoh dalam berbagai aspek, seperti aspek fisik, kognitif, sosial emosional, agama, moral, dan seni kreativitas. Kreativitas anak di Indonesia menempati posisi terendah dibandingkan dengan negara lain, pentingnya meningkatkan kreativitas anak dapat membantu untuk mendapatkan perkembangan yang optimal. Peneliti menggunakan permainan konstruktif lasy sebagai media untuk meningkatkan kreativitas anak, karena lasy merupakan permainan yang jarang digunakan disekolah termasuk di RA Asbab Hidayah. Penelitian ini menggunakan metode one group pretest-posttest design dengan menggungkan Tes Kreativitas Figural sebagai alat tes penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kreativitas anak pada kelompok B saat pretest sebesar 42% dan ketika posttest meningkat menjadi 65,20%. Hal ini menunjukkan bahwa permainan konstruktif lasy berpengaruh terhadap tuingkat kreativitas anak kelompok B di RA Asbab Hidayah.
Efektivitas Permainan Balok Membangun dalam Meningkatkan Perilaku Prososial Anak Usia Dini Tsabith, Naraya Tsabith; Masnipal, Masnipal; Taja, Nadri
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education Vol. 5 No. 2 (2025): Bandung Conference Series: Early Chillhood Teacher Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v5i2.20451

Abstract

Abstract. Prosocial behavior such as being willing to share, enjoying helping, and playing together with friends is very important for learning to make friends and socialize at a young age. In order for kids to be able to make friends and socialize well in their surroundings, this skill needs to be taught from a young age.. Kindergarten, as the first official learning place for children, has a significant part in helping the development of this ability from the beginning.. Building block play can encourage prosocial behavior. Playing with blocks not only trains children's motor skills and thinking, but also fosters the spirit of cooperation, storytelling, and helping friends to complete the game together.. Through block play, children learn to patiently wait for their turn and begin to understand the importance of valuing their friends' ideas.. This research aims to determine how effective building block play are in increasing prosocial behavior in kids between the ages of five and six in kindergarten in Andir District. The research method used is quantitative research with a population consisted of 14 kindergarten schools and 32 respondents using total sampling method. The data analysis method used descriptive statistics by calculating the answers for each item in the questionnaire, processed using the Weighted Means Score formula (WMS). The research results show that building block play is very effective in improving prosocial behavior in early childhood in kindergarten, particulary in Andir District, with a score of 3,30 out of a total score of four. Abstrak. Perilaku prososial seperti mau berbagi, suka menolong, dan bermain bersama teman – teman sangat penting untuk belajar berteman dan bersosialisasi sejak anak masih kecil. Supaya anak bisa berteman dan bergaul dengan baik di sekitarnya, kemampuan ini perlu diajarkan sejak anak masih kecil. Taman kanak – kanak, sebagai tempat belajar pertama yang resmi untuk anak, punya peran penting dalam membantu tumbuhnya kemampuan ini sejak awal. Permainan balok membangun dapat mendorong perilaku prososial. Kegiatan bermain balok tidak hanya melatih gerak dan cara berpikir anak, tetapi juga menumbuhkan semangat bekerja sama, saling bercerita, dan membantu teman untuk menyelesaikan permainan bersama. Melalui permainan balok, anak belajar sabar menanti giliran dan mulai memahami pentingnya menghargai ide teman. Studi ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif permainan balok membangun dalam meningkatkan perilaku prososial anak usia 5 – 6 tahun di Taman Kanak – kanak di Kecamatan Andir. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan populasi penelitian sebanyak 14 sekolah TK serta 32 jumlah responden dengan metode total sampling. Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan menghitung jawaban untuk setiap item dalam angket dan diolah dengan menggunakan rumus Weighted Means Score (WMS). Hasil studi menunjukkan jika permainan balok membangun sangat efektif dalam meningkatkan perilaku prososial anak usia dini di Taman Kanak – kanak khususnya di Kecamatan Andir dengan perolehan skor sebesar 3,30 dalam total skor skala empat.