ABSTRAK Fraud merupakan suatu aktivitas pelanggaran ekonomi yang menyangkutkan penipuan didalamnya, dengan strategi memalsukan atau melakukan perubahan bukti dan keterangan informasi untuk target memungut keuntungan-keuntungan tertentu. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh kompetensi aparatur desa, sistem pengendalian internal, moralitas sensitivity dan whistleblowing system terhadap pencegahan fraud dalam pengelolaan keuangan desa pada seluruh desa di Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali. Metode penelitian menggunakan tipe penelitian kuantitatif. Responden yang digunakan dalam penelitian ini mencakup 45 perangkat desa dari 15 desa dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data mencakup penyebaran kuesioner secara offline kepada perangkat desa. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan SPSS 26. Kesimpulan yang dihasilkan adanya kompetensi aparatur desa, sistem pengendalian internal, moralitas sensitivity dan whistleblowing system secara parsial masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan fraud dalam pengelolaan keuangan desa dengan masing-masing nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. ABSTRACT Fraud is an economic offense activity that Fraud is an economic offense activity that involves fraud in it, with a strategy of falsifying or altering evidence and information for the target of collecting certain benefits. This study aims to see the effect of village apparatus competence, internal control system, moral sensitivity and whistleblowing system on fraud prevention in village financial management in all villages in Cepogo District, Boyolali Regency. The research method uses quantitative research type. Respondents used in this study included 45 village officials from 15 villages with purposive sampling technique. Data collection methods included distributing questionnaires offline to village officials. Data analysis techniques using multiple linear regression analysis with SPSS 26. The resulting conclusion is that the competence of village officials, internal control system, moral sensitivity and whistleblowing system partially each have a positive and significant effect on fraud prevention in village financial management with a significant value of 0.000 <0.05 each.