Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Website Usability dalam Pelayanan Publik: Studi pada Website SIKECE Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur Kabupaten Pelalawan Ishak, Ishak; Asrida, Wan; Zebua, Ben Hansel Notatema; Amansyah, Denny; Afdal, Muhammad
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7529

Abstract

Pelayanan publik merupakan suatu kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik yang memerlukan 4 elemen diantaranya: 1) Penyedia layanan; 2) Penerima layanan; 3) Jenis layanan, serta 4) kepuasan pelanggan. Pada saat ini di Indonesia sudah mulai diterapkan untuk pelayanan publik yang dilakukan dengan berbasis digital, salah satunya yaitu lokasi penelitian yaitu di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Pelayanan publik berbasis digital pada kecamatan Pangkalan Kerinci menjadi menarik untuk dilakukan untuk mengukur atau mengetahui sejauh mana kegunaan website tersebut dengan menggunakan website usability diantaranya accesibility, customization and personalization, dan easy of use . Artikel ini dibuat menggunakan metode penelitian kualitatif dengan model pendekatan studi kasus. Metode ini digunakan untuk mengeksplorasi sekaligus menggali informasi secara lebih mendalam terkait inovasi yang dilakukan dalam rangka pelayanan publik digital. Data- data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Ditemukan hasil bahwa pemanfaatan digital dalam upaya pelayanan publik di Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur khususnya pada Website SIKECE sudah cukup baik, namun masih ada kendala terkait administrasi yang sulit ,kurangnya sosialisasi serta jaringan internet yang kurang memadai di Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur .Data primer lebih dominan digunakan dalam penelitian ini sedangkan data sekunder digunakan untuk mendukung argumentasi atau penguat data primer.
Political Will Sebagai Kunci Sukses Implementasi SITANJAK Analisis Studi E-Government Di Kota Pekanbaru Amansyah, Denny
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.298

Abstract

The implementation of e-government at the local level requires strong political commitment and sufficient financial support to ensure its effectiveness. This study aims to analyze the role of political will and financial support in the successful implementation of the Electronic Document Management System (SITANJAK) in Pekanbaru City. The research method applied is qualitative with a case study approach, focusing on the analysis of policy documents, official government reports, and relevant literature on e-government. The findings indicate that political will from the local government is the primary driver in establishing regulations, strengthening governance, and fostering inter-agency coordination in SITANJAK implementation. Meanwhile, financial support plays a vital role in providing technological infrastructure, enhancing human resource capacity, and ensuring system sustainability. The synergy between political commitment and budget allocation is proven to be the key to the success of SITANJAK implementation as part of Pekanbaru’s e-government strategy. This study concludes that the sustainability of e-government programs is highly dependent on consistent political will and adequate financial support. Abstrak Implementasi e-government di tingkat daerah membutuhkan komitmen politik dan dukungan finansial yang kuat agar dapat berjalan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran political will dan dukungan finansial dalam kesuksesan penerapan Sistem Informasi Tata Naskah Elektronik (SITANJAK) di Kota Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui analisis dokumen kebijakan, laporan resmi pemerintah daerah, serta literatur terkait e-government. Hasil penelitian menunjukkan bahwa political will dari pemerintah daerah menjadi faktor utama yang mendorong lahirnya regulasi, penguatan tata kelola, dan koordinasi antarinstansi dalam penerapan SITANJAK. Sementara itu, dukungan finansial berperan penting dalam penyediaan infrastruktur teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta keberlangsungan operasional sistem. Sinergi antara komitmen politik dan alokasi anggaran terbukti menjadi kunci keberhasilan
Framing Analysis of Basuki Hadimuljono as Head of the Nusantara Capital Authority through Instagram in Supporting the Development of the Nusantara Capital City (IKN) in 2025 Amansyah, Denny; Bizikrillah, Wahyu Arif; Alfayed, Zaki
Kemudi Vol 10 No 2 (2026): Kemudi: Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/kemudi.v10i2.8097

Abstract

This study examines how Basuki Hadimuljono, as Head of the Nusantara Capital Authority, strategically employs Instagram to frame the development of Indonesia’s Nusantara Capital City (IKN) in 2025. Using a qualitative content analysis approach based on Entman’s four element framing model define problems, diagnose causes, make moral judgments, and treatment recommendations, the study analyzes selected Instagram posts featuring visual narratives, textual captions, and audience engagement. The results reveal that Basuki consistently frames IKN development by emphasizing sustainability, human resource development, cultural preservation, progress monitoring, and institutional legitimacy. Visuals and narratives highlight development achievements, ecological responsibility, moral ethical commitments, and concrete solutions, positioning IKN as a well managed, future oriented national project while reinforcing Basuki’s technocratic image. Public engagement, reflected in likes and comments, indicates that the framing successfully generates positive perceptions and trust toward IKN initiatives. The study contributes to digital political communication literature by demonstrating how visual based social media functions as a strategic tool for shaping public opinion, enhancing legitimacy, and mobilizing support for large-scale national projects