Jemading, Tarsisius
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Beyond Use Date (BUD) Sediaan Farmasi Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Penyimpanan Obat di Wairkoja, Maumere Kurniawati, Nelly; D, Masni; Lameng, Abraham Christian Mac.Arthur; Lameng, Fransiskus Xaverius; Jemading, Tarsisius; Mogi, Agustina
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.611

Abstract

Pengetahuan masyarakat mengenai masa simpan sediaan farmasi (obat dan kosmetik) pasca pembukaan kemasan masih rendah, berpotensi menimbulkan risiko kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Wairkoja tentang Beyond Use Date (BUD), expiry after opening, dan Period After Opening (PAO). Metode yang digunakan ialah penyuluhan interaktif disertai demonstrasi langsung menggunakan peraga obat dan kosmetik. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test dengan kuesioner 12 item pada 34 peserta yang didominasi oleh perempuan (88%) dan ibu rumah tangga (71%) dengan tingkat pendidikan menengah (65%). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank dan uji McNemar.  Sebelum penyuluhan, 94% peserta memiliki pengetahuan rendah dengan skor rata-rata 30,4 ± 15,3. Setelah penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan (p=0,001) dimana 100% peserta mencapai pengetahuan tinggi dengan skor rata-rata 93,6 ± 12,2. Peningkatan jawaban benar terjadi pada semua aspek, terutama pada pengetahuan masa simpan obat tetes mata, sirup kering, dan kosmetik dari 0% menjadi 94%. Penyuluhan interaktif yang dikombinasikan dengan demonstrasi alat peraga terbukti efektif secara signifikan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang masa simpan sediaan farmasi pasca pembukaan kemasan.
Penyuluhan Interaktif Partisipatif untuk Meningkatkan Literasi Pengobatan Mandiri Sakit Maag di Desa Wairkoja, Kabupaten Sikka Kurniawati, Nelly; Lameng, Fransiskus Xaverius; Lameng, Abraham Christian Mac Arthur; Jemading, Tarsisius; Tandirerung, Trijayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JPMI - Februari 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.4028

Abstract

Pengobatan mandiri atau swamedikasi sakit maag merupakan upaya mandiri masyarakat dalam mengatasi keluhan maag menggunakan obat tanpa resep dokter. Penggunaan obat tanpa pengawasan medis berisiko jika tidak didasari pengetahuan yang memadai dan dapat berujung pada penggunaan obat yang tidak rasional dan berbahaya. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait swamedikasi yang aman dan rasional. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Wairkoja, Kabupaten Sikka, tentang swamedikasi sakit maag melalui penyuluhan interaktif. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi melalui presentasi PowerPoint, peragaan obat, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Penyuluhan diikuti oleh 34 peserta, mayoritas perempuan (88%) dan berusia dewasa (88%). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan tingkat pengetahuan, di mana sebelum penyuluhan 50% peserta berada pada kategori pengetahuan rendah, 32% sedang, dan 18% tinggi. Setelah penyuluhan, 82% peserta berada pada kategori pengetahuan tinggi, 12% sedang, dan hanya 6% yang tetap pada kategori rendah (p = 0,001). Peningkatan pengetahuan terbesar terjadi pada aspek teknis penggunaan antasida dan pemahaman tanda bahaya sakit maag. Kegiatan ini efektif meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dalam swamedikasi sakit maag, khususnya peningkatkan kesadaran masyarakat tentang aturan minum antasida yang benar.