Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Kesehatan: DAGUSIBU, Logo Obat, Dan Obat Tetes Pada Masyarakat Desa Lambopini: Edukasi Kesehatan: DAGUSIBU, Logo Obat, Dan Obat Tetes Pada Masyarakat Desa Lambopini Yunita, Alfiranty; Hidayati, Nurul; Sari, Wiwin Wulan; Pratama, Muh. Rezky; Efrani, Birgitta Ayu; Fikri, Afdhal Yaumil; Anggini, Yuni; Rifki, Rifki; Sucita, Sucita; Yeyen, Putri; Syawal, La Ode Muhammad; Agustin, Mely; Febriansyah, Muhammad
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.776

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi di masyarakat pedesaan adalah rendahnya literasi kesehatan, khususnya dalam penggunaan obat yang benar, sehingga berisiko menimbulkan kesalahan dan dampak negatif bagi kesehatan keluarga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Lambopini, Kecamatan Iwoimendaa, Kabupaten Kolaka mengenai edukasi kesehatan berbasis program penggunaan obat secara tepat melalui pendekatan langsung ke rumah warga. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan dengan model door to door, di mana masyarakat diberikan penjelasan langsung menggunakan media leaflet dan contoh obat untuk memperjelas pesan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat di setiap dusun, serta dilakukan pendataan dokumentasi sebagai bentuk laporan capaian kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan partisipasi masyarakat pada seluruh dusun, terlihat dari jumlah peserta yang aktif mengikuti sesi edukasi serta keterlibatan kepala desa dan perangkat desa dalam mendukung kegiatan. Edukasi yang dilakukan memberikan perubahan positif jangka pendek berupa meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap logo obat dan prinsip penggunaan obat yang aman. Dalam jangka panjang, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perilaku hidup sehat serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menghindari kesalahan penggunaan obat. Kesimpulannya, pengabdian ini terbukti efektif dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat, meskipun masih memiliki keterbatasan dalam hal evaluasi kuantitatif karena tidak menggunakan instrumen pra dan pasca edukasi.
Hubungan Pola Pendampingan Orang Tua dengan Kebiasaan Screen Time pada Anak Paud Usia Pra Sekolah (3-6 Tahun) : A Systematic Literature Review Sucita, Sucita; Novianti, Rima; Permana, Iwan
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of digital technology has increased screen time exposure among early childhood, particularly in the preschool age group (3–6 years), which is a critical phase for cognitive, language, and emotional development. The high duration of device usage exceeding the recommendations of the World Health Organization (WHO) indicates that children’s screen time habits are closely linked to the family environment, especially parental mediation patterns.This study aims to comprehensively analyze the relationship between parental mediation and screen time habits in preschool-aged children, as well as to identify the most effective mediation strategies for controlling digital media use. The study employs a Systematic Literature Review (SLR) method using the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) approach.Data sources were obtained from several international databases, including Scopus, ScienceDirect, PubMed, Web of Science, Cochrane Library, and Google Scholar, covering publications from 2010 to 2026. The selected articles met inclusion criteria in the form of empirical studies discussing parenting patterns or parental mediation and screen time in preschool children. The data were analyzed narratively to identify relationship patterns and determinant factors influencing children’s screen use behavior.The findings indicate a significant relationship between parental mediation and both the duration and quality of children’s screen time. Restrictive mediation has proven to be the most effective in controlling screen time duration, while active mediation plays an important role in improving the quality of children’s digital experiences. In contrast, weak parental mediation, technoference, and the use of devices as a digital pacifier contribute to increased and uncontrolled screen time. In addition, parental modeling behavior is a key predictor in shaping children’s digital habits.In conclusion, the effective management of screen time in preschool-aged children strongly depends on the quality of parental mediation, including restriction, active interaction, and behavioral consistency. Therefore, balanced parenting strategies are needed through the implementation of a family media plan, enhancement of parental digital literacy, and the provision of non-digital alternative activities to optimally support children’s development in the digital era.