Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Konseptual Faktor Impor Beras Indonesia: Strategi Ekonomi Dan Peluang Bisnis Tafarini, Meitry Firdha; Bertliussaza, Bertliussaza; Amelia, Rossa; Panjaitan, Tia Greselina; Suhadi, Amanda Khairrani
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jimanggis.v6i2.344

Abstract

Beras merupakan bahan pangan pokok strategis bagi ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi Indonesia. Meskipun Indonesia dikenal sebagai negara agraris, produksi beras domestik belum mampu mencukupi kebutuhan nasional yang terus meningkat akibat pertumbuhan populasi, sehingga menimbulkan ketergantungan pada impor beras. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi impor beras Indonesia, mengevaluasi dampak pertumbuhan penduduk terhadap permintaan beras, serta mengidentifikasi strategi ekonomi dan peluang bisnis untuk mengurangi ketergantungan impor. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis untuk kebijakan pangan nasional dan membuka peluang bisnis di sektor pertanian. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan data sekunder dari sumber referensi terpercaya melalui studi pustaka dan analisis SWOT. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pertumbuhan penduduk dan peningkatan permintaan beras berkontribusi signifikan terhadap tingginya impor, diperparah oleh ketidakseimbangan produksi domestik dengan konsumsi, harga beras tinggi, dan kurangnya diversifikasi pangan. Penelitian menyarankan penguatan diversifikasi pangan dan adopsi teknologi pertanian modern untuk meningkatkan efisiensi produksi. Kesimpulannya, pemerintah perlu mengimplementasikan kebijakan diversifikasi pangan dan mempercepat adopsi teknologi pertanian untuk mengurangi ketergantungan impor dan meningkatkan ketahanan pangan nasional.