Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Program Psikoedukasi “Proaktif” Untuk Meningkatkan Pengetahuan Orang Tua Dalam Pendampingan Belajar Anak Rizky Ashar Ramadhani; Mamang Efendy; Rahma Kusumandari
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 2 No. 4 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dalam pendampingan belajar anak melalui pemberian psikoedukasi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kurangnya pengetahuan orang tua terkait pentingnya pendampingan belajar pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Subjek penelitian berjumlah 30 orang tua yang memiliki anak sedang menempuh pendidikan. Instrumen yang digunakan meliputi pemberian pre test dan post tets. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji wilcoxon dengan bantuan program SPSS versi 27. Hasil uji menunjukkan nilai p pada pre-test dan post-test sebesar 0,01 yang artinya p < 0,05. Sehingga dapat dikatakan bahwa signifikan dan uji wilcoxon terpenuhi. Hasil ini menunjukan bahwa pemberian intervensi yang dilakukan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel yang diteliti. Artinya, terdapat perubahan yang bermakna setelah diberikan perlakuan yang ditunjukkan oleh perbedaan skor sebelum dan sesudah pemberian intervensi.
Psikoedukasi Komunikasi Interpersonal pada Pejabat Komunitas Mobil Pajero Indonesia One Chapter Sidoarjo Ahmad Ahsanul Wafiq; Rahma Kusumandari
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2950

Abstract

Layanan psikologi komunitas ini dilaksanakan di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dengan fokus pada komunikasi interpersonal di antara pejabat komunitas Pajero Indonesia One Chapter Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan komunikasi interpersonal serta menerapkan intervensi guna meningkatkan efektivitas komunikasi dalam organisasi. Asesmen dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dan skala komunikasi interpersonal yang diadaptasi oleh Wicaksana (2018). Hasil menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi interpersonal dari 15 pejabat komunitas berada pada kategori “cukup”, dengan aspek empati memperoleh skor tertinggi dan dukungan terendah. Intervensi psikoedukasi berbasis seminar dan latihan peran (role play) diterapkan untuk memperkuat lima aspek utama komunikasi interpersonal, yaitu keterbukaan, empati, dukungan, perasaan positif dan kesetaraan. Hasil pasca-intervensi menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek terutama empati dan keterbukaan, yang mencerminkan meningkatnya kesadaran komunikasi dan kualitas interaksi. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa psikoedukasi merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal pejabat komunitas, sehingga mampu memperkuat koordinasi, kerja sama, dan keharmonisan organisasi.