Layanan psikologi komunitas ini dilaksanakan di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dengan fokus pada komunikasi interpersonal di antara pejabat komunitas Pajero Indonesia One Chapter Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan komunikasi interpersonal serta menerapkan intervensi guna meningkatkan efektivitas komunikasi dalam organisasi. Asesmen dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dan skala komunikasi interpersonal yang diadaptasi oleh Wicaksana (2018). Hasil menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi interpersonal dari 15 pejabat komunitas berada pada kategori “cukup”, dengan aspek empati memperoleh skor tertinggi dan dukungan terendah. Intervensi psikoedukasi berbasis seminar dan latihan peran (role play) diterapkan untuk memperkuat lima aspek utama komunikasi interpersonal, yaitu keterbukaan, empati, dukungan, perasaan positif dan kesetaraan. Hasil pasca-intervensi menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek terutama empati dan keterbukaan, yang mencerminkan meningkatnya kesadaran komunikasi dan kualitas interaksi. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa psikoedukasi merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal pejabat komunitas, sehingga mampu memperkuat koordinasi, kerja sama, dan keharmonisan organisasi.