Anemia adalah penurunan kadar hb, hitung eritrosit, dan hematokrit sehingga jumlah eritrosit atau kadar hb yang beredar tidak dapat memenuhi fungsinya untuk menyediakan oksigen bagi jaringan tubuh. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan stunting adalah anemia. Untuk mencegah stunting maka peningkatan pengetahuan tentang anemia dan stunting perlu dilakukan. Stunting suatu kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan, yang menyebabkan tinggi badan tidak sesuai dengan usianya. Kondisi ini akibat dari masalah gizi kronis yaitu kekurangan asupan gizi dalam waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian promosi kesehatan tentang anemia terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan stunting remaja putri kelas X SMAN 4 Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pre-experimental design dengan jenis penelitian yaitu one group pretest-posttest. Sampel pada penelitian ini berjumlah 71 responden, yaitu siswi kelas X1sampai X4 SMAN 4 Palangka Raya. Teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon (p value = 0,000 atau p<0,05), yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan pada pemberian promosi kesehatan tentang anemia terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan stunting remaja putri kelas X SMAN 4 Palangka Raya. Pemberian promosi kesehatan tentang anemia terbukti efektif untuk meningkatan pengetahuan pada remaja putri untuk peningkatan pengetahuan pencegahan stunting. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan remaja putri yang telah mendapatkan promosi kesehatan agar dapat menerapkan hidup sehat, aktif minum TTD untuk pencegahan anemia, dapat meminimalisir resiko bayi lahir stunting.