Maria Adelheid Ensia, Maria Adelheid
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Eka Harap Palangka Raya

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Promosi Kesehatan dengan Metode Ceramah Kombinasi Media Leaflet dan Video Terhadap Pengetahuan Ibu dan Balita Tentang Imunisasi Dasar Lengkap di Kelurahan Pahandut pada Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pahandut Tahun 2024: The Effect of Health Promotion with Lecture Method Combined with Leaflet and Video Media on the Knowledge of Mother Under Two Years Baby of Complete Basic Immunization in the Pahandut Subdistrict in the Work Area of UPTD Pahandut of 2024 Saptawulan, Eka; Ensia, Maria Adelheid; Widuri, Pamela Dewi
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.9677

Abstract

Imunisasi atau vaksinasi adalah cara sederhana, aman, dan efektif untuk melindungi seseorang dari penyakit berbahaya, sebelum bersentuhan dengan agen penyebab penyakit. Salah satu komponen yang berpengaruh terhadap kelengkapan imunisasi dasar adalah pengetahuan ibu tentang imunisasi, karena banyak ibu yang memiliki pendapat yang salah tentang imunisasi yang berkembang di masyarakat dan banyak orang tua yang khawatir tentang efek samping dari beberapa vaksin. Promosi kesehatan menjadi upaya dalam peningkatan pengetahuan ibu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan dengan metode ceramah kombinasi media leaflet dan video terhadap pengetahuan ibu Baduta tentang imunisasi dasar lengkap di Kelurahan Pahandut UPTD Puskesmas Pahandut Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan Pre-experimental design dengan jenis penelitian yaitu one group pretest-posttest. Sampel pada penelitian ini berjumlah 100 responden, yaitu ibu baduta di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pahandut pada Kelurahan Pahandut. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling . Analisis data menggunakan uji McNemar. Hasil uji McNemar (P value = 0,000 atau p,0,05), yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan pada pemberian promosi kesehatan dengan metode ceramah kombinasi media leaflet dan video tentang imunisasi dasar lengkap terhadap peningkatan pengetahuan ibu baduta di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pahandut pada Kelurahan Pahandut. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu promosi kesehatan terbukti efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu baduta untuk aktif berdiskusi dan berbagi informasi. Saran memberikan promosi kesehatan ataupun konseling terkait imunisasi pada ibu baduta secara berkesinambungan.
Hubungan Tingkat Stress dengan Perilaku Merokok pada Remaja di SMAN 4 Kelas XI Kota Palangka Raya: The Correlation Between Stress Levels and Smoking Behavior in Adolescent at SMAN 4 Class XI Palangka City Nurliani, Eda; Ensia, Maria Adelheid; Widuri, Pamela Dewi
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.10562

Abstract

Stress sebagai pemicu merokok individu yang mengalami tingkat stres yang tinggi cenderung lebih mungkin merokok atau merokok lebih sering. Dalam beberapa kasus, merokok dianggap sebagai cara untuk mengatasi stres. Permasalahan merokok juga terjadi di kalangan remaja masih banyaknya remaja mulai merokok di usia muda, remaja memulai perilaku merokok adalah untuk mengetahui rasa rokok, dan memiliki presepsi bahwa rokok dapat menghilangkan stress, pengaruh teman sebaya, iklan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat stress dengan perilaku merokok di SMAN 4 Kelas XI Kota Palangka Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Sampel pada penelitian ini berjumlah 81 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Uji Spearman Rank (nilai P Value = 0,976 atau p >0,05) dengan kekuatan korelasi (r) = 0,003 yang artinya tidak adanya hubungan antara tingkat stress dengan perilaku merokok pada remaja di SMAN 4 Kelas XI Kota Palangka Raya. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan antara tingkat stress dengan perilaku merokok pada remaja di SMAN 4 Kelas XI Kota Palangka Raya.
Pengaruh Pemberian Promosi Kesehatan Tentang Kesehatan Reproduksi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa Kelas X di SMK Karsa Mulya Palangka Raya: Impact of Health Promotion on Reproduct`Ive Health on The Advancement of the Knowledge of Class X Students in Karsa Mulya Palangka Raya SMK Ekklesia, Yessa; Ensia, Maria Adelheid; Widuri, Pamela Dewi
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.10565

Abstract

Kasus seputar reproduksi remaja sekarang semakin meningkat, disebabkan kurangnya pemahaman remaja terhadap berbagai aspek reproduksi yang berhubungan dengan dirinya sendiri. Permasalahan remaja mengenai seksualitas dan kesehatan reproduksi semakin lama semakin memprihatinkan. Masalah yang terjadi pada kesehatan reproduksi remaja bisa berupa hubungan seks sebelum menikah, putus sekolah karena hamil, pasangan tidak bertanggung jawab, penggunaan alat kontrasepsi, aborsi, terinfeksi HIV/AIDS, penyakit menular seksual dan penggunaan obat-obat terlarang.Untuk mengetahui pengaruh pemberian promosi Kesehatan tentang kesehatan reproduksi terhadap peningkatan pengetahuan siswa kelas X di SMK Karsa Mulya Palangka Raya. Kuantitatif, menggunakan Analitik Komparatif dengan jenis penelitian yaitu one grub pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 70 responden yaitu siswa kelas X.DKV A dan B, X.TKR-A dan X.TSM-A SMK Karsa Mulya Palangka Raya. Teknik pengambilan sampel menggunakan simpel random sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Didapatkan nilai signifikan (sig) = 0.000 atau p<0,05 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan ketika diberikan promosi kesehatan tentang kesehatan reproduksi terhadap peningkatan pengetahuan siswa kelas X di SMK Karsa Mulya Palangka Raya.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan ketika diberikan promosi kesehatan tentang kesehatan reproduksi pada siswa kelas X di SMK Karsa Mulya Palangka Raya.
Pengaruh Pemberian Promosi Kesehatan Tentang Anemia Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Stunting pada Remaja Putri Kelas X SMAN 4 Palangka Raya: The Effect of Providing Health Promotion About Anemia on Increasing Knowledge of Preventing Stunting in Adolescent Girls Class X SMAN 4 Palangka Raya Putri, Triska; Ensia, Maria Adelheid; Widuri, Pamela Dewi
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.11950

Abstract

Anemia adalah penurunan kadar hb, hitung eritrosit, dan hematokrit sehingga jumlah eritrosit atau kadar hb yang beredar tidak dapat memenuhi fungsinya untuk menyediakan oksigen bagi jaringan tubuh. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan stunting adalah anemia. Untuk mencegah stunting maka peningkatan pengetahuan tentang anemia dan stunting perlu dilakukan. Stunting suatu kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan, yang menyebabkan tinggi badan tidak sesuai dengan usianya. Kondisi ini akibat dari masalah gizi kronis yaitu kekurangan asupan gizi dalam waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian promosi kesehatan tentang anemia terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan stunting remaja putri kelas X SMAN 4 Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pre-experimental design dengan jenis penelitian yaitu one group pretest-posttest. Sampel pada penelitian ini berjumlah 71 responden, yaitu siswi kelas X1sampai X4 SMAN 4 Palangka Raya. Teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon (p value = 0,000 atau p<0,05), yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan pada pemberian promosi kesehatan tentang anemia terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan stunting remaja putri kelas X SMAN 4 Palangka Raya. Pemberian promosi kesehatan tentang anemia terbukti efektif untuk meningkatan pengetahuan pada remaja putri untuk peningkatan pengetahuan pencegahan stunting. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan remaja putri yang telah mendapatkan promosi kesehatan agar dapat menerapkan hidup sehat, aktif minum TTD untuk pencegahan anemia, dapat meminimalisir resiko bayi lahir stunting.
Hubungan Dukungan Suami Dengan Pemilihan Kontrasepsi Non-MKJP (Suntik) Dan MKJP (Implan Dan IUD) Pada PUS Wilayah Kerja Puskesmas Jekan Raya Anjeli, Anjeli; Ensia, Maria Adelheid; Indriani, Indriani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.637

Abstract

Latar Belakang: Program Keluarga Berencana (KB) bertujuan untuk mengatur jarak dan jumlah kelahiran guna meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti implan dan IUD memiliki efektivitas tinggi, namun penggunaannya masih lebih rendah dibandingkan metode Non-MKJP seperti suntik. Salah satu faktor yang memengaruhi pemilihan metode kontrasepsi adalah dukungan suami, baik dalam bentuk dukungan emosional, informasional, instrumental, maupun penilaian. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami dengan pemilihan kontrasepsi Non-MKJP (suntik) dan MKJP (implan dan IUD) pada pasangan usia subur di wilayah kerja Puskesmas Jekan Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 70 responden diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dengan dukungan suami tinggi sebanyak 34 orang (48,6%) seluruhnya menggunakan MKJP, sedangkan responden dengan dukungan suami rendah–sedang sebanyak 36 orang (51,4%) seluruhnya menggunakan Non-MKJP (suntik). Metode MKJP yang paling banyak digunakan adalah implan (37,1%). Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p < 0,001, yang berarti terdapat hubungan yang sangat signifikan antara dukungan suami dengan pemilihan metode kontrasepsi. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang sangat signifikan antara dukungan suami dengan pemilihan kontrasepsi Non-MKJP dan MKJP pada pasangan usia subur di wilayah kerja Puskesmas Jekan Raya. Dukungan suami berperan penting dalam meningkatkan penggunaan MKJP sehingga keterlibatan suami dalam konseling dan pengambilan keputusan KB perlu ditingkatkan.
Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Suntik 3 Bulan (Progestin) Dengan Peningkatan Berat Badan Akseptor KB Di Wilayah Kerja Puskesmas Jekan Raya, Palangka Raya Wulandari, Wulandari; Ensia, Maria Adelheid; Indriani, Indriani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.638

Abstract

Latar Belakang: Kontrasepsi suntik 3 bulan (progestin) merupakan salah satu metode kontrasepsi hormonal yang banyak digunakan karena praktis dan efektif. Namun, penggunaan metode ini sering dikaitkan dengan efek samping berupa peningkatan berat badan yang dapat memengaruhi kenyamanan serta keberlanjutan pemakaian. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama pemakaian kontrasepsi suntik 3 bulan (progestin) dengan peningkatan berat badan pada akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Jekan Raya, Palangka Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional dan rancangan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 52 responden akseptor KB suntik 3 bulan yang dipilih sesuai kriteria penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pengukuran berat badan, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami peningkatan berat badan, yaitu sebanyak 45 responden (86,5%), sedangkan 7 responden (13,5%) tidak mengalami peningkatan berat badan. Pada kelompok lama pemakaian ≤ 2 tahun, sebanyak 20 responden (87,0%) mengalami peningkatan berat badan, sedangkan pada kelompok > 2 tahun sebanyak 25 responden (86,2%) mengalami peningkatan berat badan. Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p = 0,937 (p > 0,05), yang menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara lama pemakaian kontrasepsi suntik 3 bulan dengan peningkatan berat badan. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara lama pemakaian kontrasepsi suntik 3 bulan (progestin) dengan peningkatan berat badan pada akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Jekan Raya, Palangka Raya.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Sikap Remaja Putri Dalam Menghadapi Menstruasi Pertama (Menarche) Di MIS Miftahul Jannah Amelia, Nadila; Ensia, Maria Adelheid; Indriani, Indriani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.646

Abstract

Menarche atau menstruasi pertama merupakan tanda biologis masuknya masa pubertas pada remaja putri. Peristiwa ini sering menimbulkan rasa cemas, terutama jika remaja tidak memiliki pengetahuan dan sikap yang memadai mengenai menstruasi. Kekurangan pendidikan kesehatan dapat membuat remaja mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri secara fisik maupun emosional saat Menarche. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap remaja putri dalam menghadapi menstruasi pertama di MIS Miftahul Jannah, Palangka Raya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimental one group pretest–posttest. Populasi terdiri dari seluruh remaja putri berusia 10–12 tahun di MIS Miftahul Jannah sebanyak 36 orang, dengan sampel 32 responden yang diambil secara total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur sikap, sedangkan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Setelah intervensi pendidikan kesehatan, terjadi peningkatan sikap positif remaja putri dalam menghadapi menstruasi pertama. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value 0,000 (p < 0,05), yang menandakan pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap remaja signifikan. Pendidikan kesehatan secara signifikan meningkatkan sikap remaja putri dalam menghadapi Menarche di MIS Miftahul Jannah, Palangka Raya.
Hubungan Pengetahuan Dengan Kecemasan Ibu Tentang Efek Samping Imunisasi DPT Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Di Wilayah Kelurahan Pahandut Seberang Aulia, Nor Hawa; Ensia, Maria Adelheid; Indriani, Indriani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.703

Abstract

Imunisasi DPT merupakan imunisasi dasar yang sangat penting untuk mencegah penyakit diphtheria, pertussis, dan tetanus pada bayi. Meskipun imunisasi ini terbukti efektif, kepatuhan ibu dalam memberikan imunisasi seringkali dipengaruhi oleh tingkat kecemasan mereka terkait efek samping, seperti demam, nyeri, atau reaksi lokal pada bekas suntikan. Tingkat pengetahuan ibu mengenai manfaat imunisasi dan penanganan efek samping diyakini berperan penting dalam menurunkan kecemasan serta meningkatkan kepatuhan imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dengan kecemasan terkait efek samping imunisasi DPT pada bayi usia 0–12 bulan di Wilayah Kelurahan Pahandut Seberang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif correlational. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0–12 bulan sebanyak 289 orang. Sampel sebanyak 67 responden diambil menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan dan kuesioner kecemasan, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Analisis menunjukkan responden dengan pengetahuan baik 43,3%, cukup 38,8%, dan kurang 17,9%. Responden tanpa kecemasan 74,6%, kecemasan ringan dan sedang masing-masing 10,4%, serta kecemasan berat 4,5%. Uji Chi-Square menghasilkan p-value 0,000, menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dan kecemasan terkait efek samping imunisasi DPT. Tingkat pengetahuan ibu berhubungan signifikan dengan kecemasan terhadap efek samping imunisasi DPT pada bayi usia 0–12 bulan.