Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PREVALENCE OF POOR SLEEP QUALITY AMONG PATIENTS WITH TYPE 2 DIABETES MELLITUS IN PONTIANAK: A CROSS-SECTIONAL STUDY Priyono, Djoko; Afrian Sulistyawati, Ririn; Sukarni; Agung Krisdianto, Muhammad
Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan Vol. 2 No. 6 (2025): Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Literasi Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71203/jrkk.v2i6.87

Abstract

Background: Sleep disorders are a significant health concern among patients with type 2 diabetes. Understanding their prevalence and underlying factors is key to designing effective interventions. Methods: A descriptive cross-sectional study was conducted in 2023 involving 119 patients with type 2 diabetes aged 30–70 years at diabetic wound care and primary health clinics in Pontianak City. Data were collected using a demographic checklist and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Associations between sleep quality and various factors were analysed using chi-square tests and binary logistic regression. Poor sleep quality was defined as a PSQI score of 5 or higher. Results: 119 individuals (53.7 %) demonstrated poor sleep quality and had a moderate level of sleep disturbance (mean PSQI score 6.9±3.16.9±3.1), with sleep latency being the most affected domain (mean score 1.9±1.41.9±1.4). Comorbid chronic diseases (OR 2.80, p=0.001), smoking (OR 2.95, p=0.005), diabetes duration >10 years (OR 2.55, p=0.004), and obesity (BMI ≥ 30.0 kg/m²; OR 1.89, p=0.021) were significantly associated with poor sleep quality. Older age had a protective effect (OR 0.94, p=0.007). Conclusion: Sleep disorders, particularly difficulty initiating sleep, are highly prevalent among type 2 diabetes patients and associated with comorbidities, smoking, prolonged disease duration, and obesity. Interventions targeting these factors are essential to improve sleep quality and diabetes management.
PENGENALAN PILAR DIABETES BAGI MASYARAKAT KOTA PONTIANAK: PEMERIKSAAN GULA DARAH SENDIRI DAN PENGATURAN POLA MAKAN Ligita, Titan; Kesuma Intani, Merlisa; Luthfiati, Nur; Afrian Sulistyawati, Ririn; Hazwani, Hazwani; Dini Septiany, Anisha; Muhammad Sholeh Al-Zidan, Awaludin; Cantika, Merlin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.%p

Abstract

Pilar penatalaksanaan diabetes dapat membantu penderita diabetes mencegah dari komplikasi yang disebabkan oleh tidak terkendalinya kadar gula darah pada penderita diabetes. Pilar penatalaksanaan diabetes meliputi 5 aspek pengendalian yaitu pemantauan gula darah sendiri, pengaturan pola makan, olahraga yang tepat, mengonsumsi obat yang diresepkan serta edukasi mengenai diabetes. Pentingnya meningkatkan kolaborasi antara penderita dan tenaga kesehatan dalam memperbaiki tingkat kepatuhan seperti melalui komunikasi yang efektif untuk mengatasi efek samping pengobatan maupun meningkatkan informasi penyakit dan manajemennya melalui edukasi yang tepat sasaran. Apabila pilar tidak dilakukan dengan utuh, penderita diabetes dapat berisiko mengalami penurunan kendali terhadap kadar gula darah yang dapat menyebabkan komplikasi serius yang bahkan dapat mengakibatkan kematian. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, edukasi penatalaksanaan diabetes melalui pilar diabetes dilaksanakan pada bulan September 2025. Mitra yang terlibat adalah Puskesmas Perumnas 2 Kota Pontianak yang melibatkan 47 orang penyandang diabetes yang tergabung ke dalam kelompok Prolanis di wilayah kerja Puskesmas Perumnas 2 sebagai sasaran kegiatan pengabdian ini. Kegiatan dibagi menjadi dua tahap, Berdasarkan hasil pemeriksaan gula darah, sebagian besar peserta memiliki kadar gula darah lebih dari 200 mg/dDL. Melalui kegiatan PKM terdapat peningkatan jumlah peserta yang memiliki tingkat pengetahuan tinggi.  yaitu kegiatan pemeriksaan kadar gula darah dan edukasi diabetes serta manajemennya, terutama mengenai pengelolaan makanan bagi penyandang diabetes
EDUKASI AKTIVITAS FISIK DAN PERAWATAN KAKI UNTUK PENINGKATAN PENGETAHUAN PENDERITA DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS PERUMNAS 2 Afrian Sulistyawati, Ririn; Luthfiati, Nur; Ligita, Titan; Kesuma Intani, Merlisa; Hazwani, Hazwani; Cantika, Merlin; Muhammad Sholeh Al-Zidan, Awaludin; Septiany, Anisha Dini
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.1143-1152

Abstract

Pilar penatalaksanaan diabetes meliputi lima aspek utama, yaitu pemantauan kadar gula darah mandiri, pengaturan pola makan, aktivitas fisik atau olahraga yang tepat, kepatuhan terhadap pengobatan, serta edukasi berkelanjutan mengenai diabetes. Aktivitas fisik menjadi salah satu komponen penting dalam pengendalian kadar gula darah, namun tingkat pengetahuan penderita diabetes terkait manfaat dan penerapan aktivitas fisik masih bervariasi. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien diabetes melitus mengenai pentingnya aktivitas fisik dan perawatan kaki. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Perumnas 2 dengan peserta 65 penderita diabetes. Metode kegiatan meliputi pemberian edukasi tentang aktivitas fisik dan perawatan kaki, diikuti dengan pelaksanaan demonstrasi senam kaki. Tingkat pengetahuan peserta diukur sebelum (pre-test) dan sesudah pemberian edukasi (post-test). Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah intervensi, dimana jumlah peserta dengan tingkat pengetahuan tinggi meningkat dari 32,2% menjadi 44,6%. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian edukasi tentang aktivitas fisik efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pentingnya aktivitas fisik dalam pengendalian diabetes