Pendidikan pada era abad 21 dituntut untuk mampu mencetak generasi yang kreatif, inovatif, adaptif, kompetitif, serta berorientasi pada keberlanjutan. Upaya mewujudkan ekosistem pendidikan kreatif dan berkelanjutan memerlukan sinergi yang kuat antara pemangku kebijakan dan pelaksana pendidikan, khususnya Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan sekolah sebagai ujung tombak implementasi kebijakan strategis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk sinergi yang terjalin antara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan sekolah dalam menciptakan ekosistem pendidikan kreatif dan berkelanjutan, sekaligus mengidentifikasi peluang dan tantangan penting dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur serta dokumentasi kebijakan, program, dan laporan pelaksanaan di lapangan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi antara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan sekolah tercermin dalam berbagai program inovasi, digitalisasi pembelajaran, penguatan kapasitas guru, dan pengembangan layanan administrasi. Meski demikian, implementasi program masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan sumber daya, perbedaan pemahaman antar pihak, dan keberlanjutan program yang belum merata. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi kolaboratif yang lebih intensif, penguatan komunikasi, serta konsistensi dalam monitoring dan evaluasi agar ekosistem pendidikan kreatif dan berkelanjutan dapat terwujud secara optimal.