Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fitur Flash Sale, Online Customer Rating, dan Tagline “Gratis Ongkir” terhadap keputusan pembelian Generasi Z di wilayah Solo Raya. Fenomena belanja online yang masif, didukung oleh perilaku impulsif namun kritis dari Generasi Z, menuntut pemahaman mendalam mengenai efektivitas promosi digital. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 115 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Regresi Linear Berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Flash Sale, Rating, dan Tagline “Gratis Ongkir” berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan dengan kontribusi sebesar 56,8%. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini memiliki keterbatasan pada cakupan geografis yang terbatas pada konsumen Gen Z di wilayah Solo Raya, sehingga hasil penelitian mungkin memiliki bias jika digeneralisasikan pada wilayah lain. Keterbatasan lainnya adalah penggunaan desain cross-sectional yang hanya memotret perilaku konsumen pada satu titik waktu tertentu, padahal tren fitur e-commerce dan preferensi Gen Z bersifat sangat dinamis. Penelitian mendatang disarankan memperluas jangkauan populasi ke wilayah yang lebih beragam dan menggunakan pendekatan longitudinal untuk menggali pola konsumsi Generasi Z dalam jangka panjang. Implikasi – Temuan ini mengonfirmasi bahwa bagi Generasi Z di Solo Raya, urgensi waktu (scarcity), validasi sosial (social proof), dan subsidi biaya logistik merupakan determinan utama dalam berbelanja online. Implikasi manajerial menyarankan agar Shopee mempertahankan subsidi ongkir sebagai standar layanan di wilayah tier-2 seperti Solo Raya untuk mencegah perpindahan konsumen.