Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kelayakan Tekno-Ekonomi Penerapan Sistem Photovoltaic On-Grid di Gedung FISKOM, Universitas Kristen Immanuel Yuan, Anita; Setyowati, Emerita; Larosa, Ramona
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 5 No 1: Januari 2026
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v5i1.8500

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berbasis simulasi dengan pendekatan analisis tekno-ekonomi untuk mengevaluasi dan membandingkan beberapa skema perancangan PLTS atap. Studi kasus dilakukan di Gedung Fakultas Sains dan Komputer (FISKOM), Universitas Kristen Immanuel, dengan golongan tarif listrik sosial. Sistem yang dianalisis merupakan Photovoltaic (PV) On-Grid yang terintegrasi dengan jaringan PLN. Evaluasi dilakukan terhadap empat skema konfigurasi, yaitu Full-Roof, North-Roof, Meter-Based, dan Load-Based, menggunakan periode investasi 25 tahun dan tingkat diskonto sebesar 4,75%. Analisis ekonomi dilakukan menggunakan indikator Levelized Cost of Energy (LCOE), Net Present Value (NPV), dan Payback Period, sedangkan kinerja teknis dievaluasi melalui Performance Ratio (PR), Energy Yield, dan System Losses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa oversizing sistem merupakan kendala utama dari sisi ekonomi. Skema Full-Roof tidak layak pada kondisi beban eksisting, yang ditunjukkan oleh nilai LCOE sebesar Rp12.104/kWh dan NPV negatif signifikan sebesar –Rp403.754.280 akibat produksi energi berlebih yang tidak termanfaatkan. Sementara, skema Meter-Based menunjukkan kinerja paling seimbang, dengan PR sebesar 79%, Energy Yield 1.632 kWh/kWp, System Losses 15%, serta NPV positif sebesar Rp56.033.601. Temuan ini menegaskan bahwa kelayakan sistem PV On-Grid sangat dipengaruhi oleh kesesuaian kapasitas sistem terhadap konsumsi energi aktual. Sistem berkapasitas besar dapat menunjukkan kinerja teknis yang lebih baik, namun berpotensi menimbulkan kerugian finansial apabila energi yang dihasilkan tidak terserap secara optimal. Oleh karena itu, pendekatan optimasi kapasitas, khususnya melalui skema Meter-Based, direkomendasikan untuk menjaga keseimbangan antara efisiensi teknis dan kelayakan ekonomi.