Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Pelayanan, Citra Destinasi, dan Electronic Word of Mouth terhadap Minat Wisatawan Berkunjung Kembali ke Tanah Lot: The Effect of Service Quality, Destination Image, and Electronic Word of Mouth (e-WOM) on Tourists’ Revisit Intention to Tanah Lot Pete, Kristina; Prasiasa, Dewa Putu Okta; Junaedi, I Wayan Ruspendi
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i3.4372

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor penting yang memberikan kontribusi besar bagi perekonomian indinesia. Tanah Lot sebagai salah satu destinasi wisata utama di bali memiliki daya tarik yang kuatbagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun, keberlnjutan kunjungan wisatawan sangat di pengaruhi oleh Kualitas Pelayanan, Citra Destinasi,serta perkembangan e-WOM. Oleh karna itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kualitas Pelayanan, Citra Destinasi, dan Electronic Word of Mouth (e-WOM) terhadap Minat Wisatawan Berkunjung Kembali ke Tanah Lot dalam konteks manajemen destinasi. Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan yang pernah mengunjungi Tanah Lot. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan SPSS 26 for Windows. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, analisis korelasi parsial dan berganda, koefisien determinasi, serta uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua hipotesis diterima. Kualitas Pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap Minat Berkunjung Kembali (t hitung = 0,750 < t tabel = 1,985; signifikansi = 0,455 > 0,05). Sebaliknya, Citra Destinasi berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Minat Berkunjung Kembali (t hitung = 6,840 > t tabel; signifikansi = 0,000 < 0,05). Demikian pula, e-WOM berpengaruh signifikan secara parsial (t hitung = -3,957; |t hitung| > t tabel; signifikansi = 0,000 < 0,05). Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap Minat Berkunjung Kembali (F hitung = 31,736 > F tabel = 3,090; signifikansi = 0,000), dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,498. Artinya, ketiga variabel independen memberikan kontribusi sebesar 49,8% terhadap Minat Berkunjung Kembali, sedangkan sisanya sebesar 50,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis dengan menunjukkan bahwa citra destinasi dan e-WOM berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung kembali, sedangkan kualitas pelayanan tidak. Secara praktis, hasil penelitian ini menjadi masukan bagi pengelola Tanah Lot untuk fokus pada penguatan citra destinasi dan e-WOM. Secara akademis, penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi penelitian selanjutnya.