Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika Karyawan Lintas Generasi Dalam Organisasi Non-Profit Compassion Indonesia: Hubungan Industrial, Manajemen Kinerja, dan Pengelolaan Talenta di Era Digital.: - Murdowo, Difi Alfa Wijayana; Santoso, R. Tri Priyono Budi
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i3.4989

Abstract

Latar belakang: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan pengelolaan sumber daya manusia pada organisasi nirlaba berbasis agama Kristen yang menghadapi keberagaman usia dan nilai antar generasi, di mana Compassion Indonesia menjadi konteks empiris untuk memahami bagaimana hubungan industrial, manajemen talenta, dan praktik manajemen kinerja berinteraksi dalam era digital; kebutuhan untuk menyelaraskan nilai spiritual organisasi dengan tuntutan efisiensi digital mendorong kajian ini. Metode: Penelitian menggunakan desain campuran dengan survei kuantitatif terhadap 100 karyawan yang dipilih secara stratified random sampling untuk menangkap variasi generasi dan fungsi kerja, serta wawancara kualitatif mendalam dengan 20 informan kunci (manajer Human Resource, pemimpin program, dan perwakilan generasi muda dan senior) untuk menggali makna, praktik, dan hambatan implementasi manajemen talenta digital; analisis kuantitatif melibatkan regresi berganda dan uji mediasi untuk menilai pengaruh hubungan industrial dan manajemen talenta terhadap kinerja, sedangkan analisis tematik digunakan pada data kualitatif untuk triangulasi. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa hubungan industrial yang transparan dan partisipatif memperkuat efektivitas program manajemen talenta digital, yang pada gilirannya meningkatkan indikator kinerja individu dan tim; khususnya, platform pembelajaran digital, sistem penilaian kinerja berbasis kompetensi, dan jalur pengembangan karier yang sensitif generasi berkontribusi signifikan terhadap motivasi dan retensi; integrasi nilai spiritual sebagai landasan etika kerja memperkuat komitmen organisasi namun memerlukan adaptasi komunikasi lintas generasi; implikasi praktis mencakup rekomendasi kebijakan Human Resource yang menggabungkan teknologi, pelatihan lintas generasi, dan mekanisme hubungan industrial proaktif untuk meningkatkan kinerja di organisasi nirlaba.