Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hakikat Manajemen Pendidikan - Objek Kajian, Pemikiran, Lingkungan, Budaya, Perilaku, dan Insersi Konsep Ilmu serta Pendidikan dalam Islam Nasrun Hari Arbain; Sepdinal, Sepdinal; Kasful Anwar; Abdul Halim
Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital (Januari - Maret 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpd.v4i1.567

Abstract

Manajemen pendidikan merupakan disiplin ilmu yang berperan penting dalam mengatur seluruh sumber daya pendidikan agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara efektif dan efisien. Hakikat manajemen pendidikan tidak hanya terbatas pada aspek administratif, tetapi mencakup perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, serta pengelolaan sumber daya manusia, kurikulum, sarana prasarana, pembiayaan, budaya organisasi, dan perilaku individu maupun kelompok dalam lembaga pendidikan. Dalam perspektif Islam, manajemen pendidikan diperkaya dengan nilai-nilai tauhid, amanah, keadilan, musyawarah, dan akhlak mulia sehingga pengelolaan pendidikan tidak hanya berorientasi pada efisiensi, tetapi juga pada keberkahan dan pembentukan insan kamil. Makalah ini bertujuan menjelaskan hakikat manajemen pendidikan dari perspektif umum dan Islam, menguraikan objek kajian manajemen pendidikan, serta menganalisis pemikiran manajemen klasik, modern, dan Islam. Selain itu, dibahas pula pengaruh lingkungan internal dan eksternal terhadap manajemen pendidikan, peran budaya organisasi dalam menciptakan mutu lembaga pendidikan, serta perilaku organisasi yang mendukung efektivitas pengelolaan. Integrasi konsep ilmu dan pendidikan Islam ke dalam manajemen pendidikan menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya proses rasional dan profesional, tetapi juga spiritual dan bermoral. Dengan demikian, manajemen pendidikan Islam menjadi perpaduan antara pendekatan ilmiah dan nilai-nilai syariah yang berorientasi pada pencapaian tujuan dunia dan akhirat.