Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Implementasi Pendekatan Humaniora dalam Pembelajaran Sejarah di Sekolah Menengah Atas Agung Syah Putra; Dio Saputra; Aswin Haryanto3; Satria Krisna Aji; Yusuf Anwar Arya Putra
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 2 No. 2 (2025): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran sejarah memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran sosial dan nilai kemanusiaan peserta didik, sehingga pendekatan humaniora menjadi penting untuk menjadikan pembelajaran lebih bermakna dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi pendekatan humaniora dalam pembelajaran sejarah di sekolah menengah atas serta mengidentifikasi kendala dan implikasinya terhadap proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian evaluatif, melibatkan guru sejarah dan peserta didik sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan humaniora telah diterapkan dalam pembelajaran sejarah melalui diskusi, refleksi, dan pengaitan materi dengan pengalaman kemanusiaan, namun implementasinya belum terintegrasi secara sistematis dalam perencanaan dan evaluasi pembelajaran. Penilaian pembelajaran masih didominasi aspek kognitif, sehingga penguatan nilai kemanusiaan belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan humaniora memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah apabila didukung oleh perencanaan, strategi pembelajaran, dan sistem evaluasi yang selaras. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan model evaluasi pembelajaran sejarah yang holistik dan humanistik dalam konteks pendidikan multidisipliner.
The Existence of Kotagede's Specialty Foods as Yogyakarta's Traditional Culinary Heritage Satria Krisna Aji; Yusuf Anwar Arya Putra; Dio Saputra; Emi Tipuk Lestari
Gastronomy and Culinary Art Vol. 5 No. 1 (2026): Gastronary
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Ampat Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/gastronary.v5i1.1005

Abstract

This study aims to examine the existence of Kotagede's traditional foods as part of Yogyakarta's culinary heritage and their role in preserving local cultural identity amid the tide of modernization. The research method used is a qualitative descriptive approach through field observations, in-depth interviews with culinary business actors, and a literature review related to gastronomy and culture. The results of the study show that Kotagede's traditional foods, such as kipo, legomoro, and geplak, not only have economic value as culinary products, but also carry historical and symbolic values that reflect the local wisdom of the community. The existence of these culinary traditions is increasingly preserved through the role of the community, support from the local government, and promotion through cultural tourism. However, challenges remain in the form of changing tastes among the younger generation, competition from modern foods, and limited regeneration of traditional culinary producers. Thus, the preservation of Kotagede's traditional foods requires a collaborative strategy between the community, business actors, and the government to ensure that this culinary heritage remains relevant and sustainable.