Kesehatan merupakan hak fundamental setiap individu dan menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Peningkatan prevalensi penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, dan gangguan metabolik lainnya menjadi tantangan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan. Banyak kasus penyakit tersebut tidak terdeteksi secara dini karena minimnya pemeriksaan kesehatan rutin dan rendahnya kesadaran masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dasar dan bakti sosial sebagai upaya deteksi dini penyakit tidak menular serta peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat di Wilayah Petisah Tengah Medan. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol, pemeriksaan mata, konsultasi medis, pemberian obat, penyuluhan kesehatan, serta pembagian sembako bagi masyarakat kurang mampu. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan penutup dengan melibatkan lintas profesi kesehatan, mahasiswa, serta partisipasi aktif masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan respon yang sangat positif dari masyarakat, ditandai dengan meningkatnya pemahaman mengenai kondisi kesehatan pribadi, kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat, serta teridentifikasinya beberapa kasus penyakit tidak menular yang sebelumnya tidak diketahui. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa dalam penerapan keperawatan komunitas. Disimpulkan bahwa pemeriksaan kesehatan dasar yang terintegrasi dengan edukasi kesehatan dan bakti sosial efektif sebagai strategi promotif dan preventif serta dapat dijadikan model pengabdian masyarakat berbasis komunitas yang berkelanjutan.