This Author published in this journals
All Journal Sari Pediatri
Maula, Balya Ibnu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbedaan Praktik Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu dan Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Anak Usia 12-23 Bulan di Puskesmas Bontang Utara 2 Maula, Balya Ibnu; Muhyi, Annisa
Sari Pediatri Vol 27, No 4 (2025)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp27.4.2025.211-6

Abstract

Latar belakang. Anak berusia 0-23 bulan berada dalam 1000 hari pertama kehidupan yang merupakan masa kritis untuk pertumbuhan. Pemberian nutrisi inadekuat pada masa ini dapat menyebabkan stunting. Tujuan. Mengidentifikasi perbedaan praktik pemberian MPASI dan faktor risiko stunting pada anak usia 12-23 bulan di Puskesmas Bontang Utara 2.Metode. Studi kasus-kontrol dilakukan pada ibu dan anak berusia 12-23 bulan di 20 Posyandu dan Klinik Gizi Puskesmas Bontang Utara 2. Panjang dan berat badan anak dimasukkan ke kurva WHO Z-Score untuk menentukan PB/U, weight age, dan length age. Stunting didefinisikan sebagai PB/U <-2 SD dengan weigth age ? length age. Wawancara dilakukan pada ibu menggunakan kuesioner tervalidasi untuk menentukan status demografis, kesehatan, dan praktik pemberian MPASI meliputi ketepatan waktu, kecukupan, keamanan, dan pemberian makan responsif. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square/Fisher dan Independent T-Test untuk analisis bivariat serta regresi logistik untuk analisis multivariat.Hasil. Sebanyak 19 anak dikategorikan sebagai kasus dan 38 anak sebagai kontrol (rasio 1:2). Skor ketepatan waktu ditemukan lebih rendah pada kelompok stunting dan berbeda signifikan (p=0,04). Pendidikan ibu (aOR 0,07; IK95%: 0,008-0,634; p=0,018), penghasilan keluarga (aOR 12,8; IK95%: 1,60-102,3; p=0,016), dan riwayat penyakit 2 minggu terakhir (aOR 12,6; IK95%: 1,53-103,8; p=0,018) menjadi faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting.Kesimpulan. Perbedaan signifikan ditemukan pada praktik pemberian MPASI tepat waktu antara kelompok stunting dan kontrol. Pendidikan ibu, penghasilan keluarga, dan riwayat penyakit 2 minggu terakhir berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 12-23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Bontang Utara 2.