Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil dengan Berat Badan Lahir Bayi Di RSU Royal Prima Medan Pamuji, Yoga; Dalimunthe, Siti Aisyah; Pratama, Irza Haicha
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v7i1.9436

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan berat badan lahir bayi di RSU Royal Prima Medan. Anemia selama kehamilan, yang ditandai dengan rendahnya kadar hemoglobin, dapat berdampak signifikan terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan retrospektif, melibatkan data sekunder dari 68 rekam medis ibu hamil yang melahirkan di rumah sakit antara Januari 2023 hingga Desember 2024. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Data kadar hemoglobin trimester ketiga dan berat badan lahir bayi dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil memiliki kadar hemoglobin normal (69,1%), sedangkan 29,4% mengalami anemia. Sebagian besar bayi lahir dengan berat badan normal (77,9%), namun kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) lebih tinggi pada kelompok ibu dengan anemia (10,3%) dibandingkan ibu dengan hemoglobin normal (5,9%). Analisis statistik menunjukkan hubungan yang signifikan (p = 0,004; p < 0,05) antara kadar hemoglobin ibu dan berat badan bayi lahir, dengan korelasi positif yang lemah (r = 0,345), mengindikasikan bahwa semakin tinggi kadar hemoglobin ibu, semakin tinggi berat badan lahir bayi. Temuan ini menekankan pentingnya pemantauan kadar hemoglobin selama kehamilan, terutama pada trimester awal, untuk mengurangi risiko berat badan lahir rendah dan meningkatkan outcome maternal-neonatal.