Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Automated Troubleshooting System (Ats) pada Oracle Weblogic Server PT. Teknologi Inovasi Mandiri untuk Meningkatkan Ketersediaan Layanan dan Kendala Sistem Aplikasi Web AlFaqih, Ahmad; Chaniago, Dylan; Nurhalim, Lili; Ardhiansyah, Maulana
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 11 (2026): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan layanan dan stabilitas sistem aplikasi web merupakan faktor krusial dalam mendukung operasional bisnis perusahaan berbasis teknologi informasi. PT. Teknologi Inovasi Mandiri menggunakan Oracle WebLogic Server sebagai middleware utama untuk menjalankan aplikasi bisnis yang bersifat kritis dan terdistribusi dalam lingkungan cluster. Namun, proses pemantauan infrastruktur WebLogic Server yang masih dilakukan secara manual berpotensi menimbulkan keterlambatan deteksi gangguan, meningkatkan risiko downtime, serta menurunkan efektivitas preventive maintenance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengimplementasikan Automated Troubleshooting System (ATS) sebagai solusi monitoring dan deteksi dini gangguan pada Oracle WebLogic Server di PT. Teknologi Inovasi Mandiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi langsung terhadap sistem berjalan, wawancara dengan tim teknis, studi pustaka, serta pendekatan deskriptif-analitis dalam menganalisis kebutuhan dan hasil implementasi sistem. ATS dirancang untuk melakukan pemantauan otomatis terhadap status cluster, managed server, serta konektivitas JDBC Data Source secara real-time dengan menerapkan logika ambang batas (threshold) pada parameter sumber daya dan layanan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa ATS mampu meningkatkan efisiensi monitoring, mempercepat deteksi anomali, serta mendukung transformasi proses pemeliharaan sistem dari reaktif menjadi preventif. Dengan adanya sistem monitoring terpusat dan notifikasi otomatis, risiko gangguan layanan dapat diminimalkan dan ketersediaan sistem aplikasi web dapat terjaga secara optimal.