Motivasi belajar peserta didik menentukan berhasil tidaknya pelaksanaan pembelajaran.Karena belajar merupakan suatu proses yang terjadi dari dalam, maka faktor motivasi mempengaruhinya. Peserta didik di SMP Negeri 38 Semarang kelas VIII E ketika pembelajaran IPS asik bermain sendiri dengan temannya, bermalas-malasan saat pembelajaran IPS, membuat kegaduhan di kelas, mengganggu peserta didik lain yang ingin memperhatikan pembelajaran dengan sungguh-sungguh, mengantuk saat pembelajaran berlangsung bahkan ada yang tertidur saat pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Motivasi belajar IPS menggunakan TGT (Teams Games Tournament) pada kelas VIII E SMP Negeri 38 Semarang mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II. Hal tersebut dibuktikan dengan kategori tinggi awalnya sebesar 19% meningkat menjadi 58%, kategori sedang awalnya sebesar 36% menjadi 29% dan kategori kurang awalnya sebesar 45% menurun menjadi 13%. Pembelajaran dengan model TGT dapat memotivasi, menumbuhkan minat dan semangat peserta didik dalam pembelajaran. Students' learning motivation determines the success or failure of implementing learning. Because learning is a process that occurs from within, motivation factors influence it. Students at SMP Negeri 38 Semarang class VIII E when learning social studies have fun playing alone with their friends, lazing around while learning social studies, making noise in class, disturbing other students who want to pay serious attention to learning, getting sleepy during learning. who fell asleep while studying. The type of research used in this research is Classroom Action Research (PTK). Motivation to learn social studies using TGT (Teams Games Tournament) in class VIII E of SMP Negeri 38 Semarang has increased from cycle I to cycle II. This is evidenced by the high category initially being 19% increasing to 58%, the medium category initially being 36% to 29% and the low category initially being 45% decreasing to 13%. Learning with the TGT model can motivate, foster students' interest and enthusiasm in learning.