,Nazif Najmudin, Yoga Maulana Gading, Muhammad Aldi Dinnastiar, Faqih Athoillah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DARI REZIM OTORITARIAN KE REFORMASI: KRITIK ATAS UPAYA PENETAPAN SOEHARTO SEBAGAI PAHLAWAN DI TENGAH CATATAN PELANGGARAN HAM 1998 ,Nazif Najmudin, Yoga Maulana Gading, Muhammad Aldi Dinnastiar, Faqih Athoillah
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 11 No 01 (2026)
Publisher : Konsorsium Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55102/alyasini.v11i01.7077

Abstract

Penelitian ini membahas dinamika rezim otoritarian Orde Baru dan kontroversi wacana penetapan Soeharto sebagai pahlawan nasional di tengah catatan pelanggaran HAM pada 1998. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dan studi kepustakaan, kajian ini menelusuri karakter politik Orde Baru yang ditandai oleh sentralisasi kekuasaan, kontrol militer, pembatasan kebebasan sipil, serta praktik KKN yang mengakar. Analisis kemudian berfokus pada rangkaian pelanggaran HAM menjelang kejatuhan Soeharto, termasuk kerusuhan Mei, kekerasan seksual, pembunuhan massal, serta penculikan aktivis pro-demokrasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa upaya mempromosikan Soeharto sebagai pahlawan nasional tidak dapat dilepaskan dari upaya rekonstruksi memori sejarah yang berpotensi memutihkan tindakan represif negara. Karena itu, kajian ini menegaskan pentingnya integritas sejarah, transparansi, dan penghormatan terhadap korban sebagai fondasi etis dalam merumuskan kebijakan kepahlawanan, sekaligus menjaga nilai-nilai demokrasi dan HAM pada era reformasi.