This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abdi Insani
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN PESTISIDA NABATI DI DESA BUNUTIN, KECAMATAN BANGLI, KABUPATEN BANGLI Sukanteri, Ni Putu; Kardi, Cening; Susanti, Ida Ayu Made Dwi; Gollu, Alfonsus Wolla; Cahyani, Ni Putu Lisa Novia; Indrawan, I Dwi
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i12.3303

Abstract

Program pelatihan pembuatan pestisida nabati di Desa Bunutin, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli diselenggarakan sebagai langkah strategis guna memperkuat wawasan dan kemampuan petani dalam pengendalian hama padi dengan pendekatan berwawasan lingkungan dan berkesinambungan. Latar belakang kegiatan ini adalah masih tingginya ketergantungan petani terhadap pestisida kimia yang berbiaya mahal dan berdampak negatif pada ekosistem sawah, sementara sumber daya alam lokal yang berpotensi sebagai bahan pestisida alami belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan dilaksanakan selama sepuluh bulan, dimulai dari tahap persiapan berupa studi literatur, perizinan, dan penyediaan alat-bahan, dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan berupa sosialisasi, pendampingan, serta praktik langsung pembuatan pestisida nabati menggunakan bahan lokal contohnya daun pepaya, sirih, serta sirsak. Bahan-bahan tersebut dipilih karena memuat senyawa bioaktif acetogenin, tanin, eugenol, papain, serta alkaloid yang terbukti efektif menghambat aktivitas makan, pertumbuhan, maupun reproduksi hama utama padi (Penggerek batang, walang sangit, ulat grayak, dan wereng). Melalui pre-test dan post-test, evaluasi program memperlihatkan peningkatan nyata pada aspek pengetahuan dan keterampilan petani; pengetahuan peserta meningkat dari kategori kurang paham menjadi cukup hingga sangat paham, sementara keterampilan praktik meningkat dari 23% kurang baik menjadi 78% sangat baik. Hasil ini menunjukkan bahwa peserta mampu membuat dan menerapkan pestisida nabati secara mandiri di lahan pertanian mereka. Pelaksanaan program memberikan manfaat ganda, yakni mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia, menekan biaya produksi, menjaga keseimbangan lingkungan, dan mendorong replikasi di kelompok tani lain demi ketahanan pangan serta pertanian berkelanjutan di wilayah lokal.