Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT-BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL DISKUSI: SEBUAH STUDI PADA SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 2 TONDANO Lingga, Betsaida; Palar, Wimsje Revlin; Loho, Joni Junius
KOMPETENSI Vol. 5 No. 2 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/q5tbmq10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Project-based Learning (PjBL) dan menganalisis keterampilan menulis teks laporan hasil diskusi siswa kelas X SMA Negeri 2 Tondano. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis data melalui uji rerata sederhana. Subjek penelitian adalah 21 siswa kelas X-A pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui observasi untuk melihat penerapan model PjBL dan tes untuk mengukur keterampilan menulis teks laporan hasil diskusi. Hasil observasi menunjukkan bahwa penerapan PjBL mendorong siswa lebih aktif dalam berdiskusi, merancang, dan menyusun laporan sesuai struktur yang dipelajari. Hasil tes menunjukkan rata-rata keterampilan siswa sebesar 69,5% dengan kategori kurang mampu; aspek pelaksanaan memperoleh skor tertinggi (100%), sementara aspek pendahuluan (73%), penutup (64%), dan lampiran (40%) masih memerlukan perbaikan, khususnya dalam penyusunan kesimpulan dan peringkasan hasil diskusi secara sistematis. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa model PjBL berpotensi menjadi pendekatan efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis teks laporan hasil diskusi di tingkat SMA.
ANALISIS PEMERTAHANAN BAHASA TONTEMBOAN DI KALANGAN REMAJA DAN DEWASA MUDA DESA TONSEWER Pangemanan, Elizabeth Lauren; Palar, Wimsje Revlin; Wengkang, Thelma I. M.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 3 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dvymsa05

Abstract

Bahasa Tontemboan, salah satu bahasa daerah di Sulawesi Utara, menghadapi ancaman kepunahan akibat kurangnya penggunaan di kalangan generasi muda. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan pemertahanan bahasa Tontemboan serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di Desa Tonsewer, Kecamatan Tompaso Barat, Kabupaten Minahasa pada bulan September 2024, dengan informan sebanyak 20 orang generasi muda berusia antara 12 hingga 35 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi teknik simak, teknik cakap semuka, teknik catat, dan angket. Data dianalisis menggunakan persentase untuk menghitung frekuensi jawaban. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa generasi muda yang tinggal di Desa Tonsewer, Kecamatan Tompaso Barat, lebih banyak menggunakan bahasa Melayu Manado dibandingkan dengan bahasa daerah. Bahkan ditemukan bahwa beberapa generasi muda sudah tidak dapat menggunakan bahasa daerah mereka sendiri. Faktor pendidikan, pernikahan, usia, dan urbanisasi menjadi penyebab yang memengaruhi pemertahanan bahasa Tontemboan di desa tersebut. Selain itu, keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam mempertahankan bahasa Tontemboan di kalangan generasi muda. Minimnya penggunaan bahasa Tontemboan dalam kehidupan sehari-hari generasi muda berisiko menyebabkan bahasa tersebut tidak dapat dipertahankan dan tergeser oleh bahasa lain.
KAJIAN NILAI SOSIAL BUDAYA DALAM CERITA RAKYAT SANGIHE DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA Musa, Jein Enjelina; Palar, Wimsje Revlin; Polii, Intama J.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 4 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/2bpbx608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan nilai-nilai sosial budaya dalam cerita rakyat Sangihe serta mengkaji implikasinya terhadap pembelajaran sastra. Cerita rakyat dipandang sebagai media penting dalam memahami dan menginternalisasi nilai-nilai sosial budaya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data berupa dua cerita rakyat Sangihe, yaitu Tiga Kesatria dari Dagho dan Penyesalan Gumansalangi. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dengan teknik pencatatan (note-taking) terhadap sumber-sumber relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) serta didukung oleh teori nilai sosial Talcott Parsons tentang empat fungsi dasar sistem sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua cerita rakyat tersebut mengandung berbagai nilai sosial budaya, antara lain keberanian, semangat, penghargaan terhadap diri sendiri, ketenangan hidup, kepatuhan, pantang menyerah, kegigihan, cinta damai, kasih sayang, keadilan, kebijaksanaan, kebaikan hati, pemberian nasihat, kesadaran akan kesalahan, menepati janji, patuh kepada orang tua, kepedulian terhadap sesama, kesabaran, keluhuran budi, dan sikap meminta maaf. Cerita rakyat Sangihe memiliki potensi sebagai media pembelajaran sastra di sekolah untuk membentuk karakter siswa, meningkatkan apresiasi sastra, keterampilan berbahasa, serta mengenalkan budaya lokal. Materi pembelajaran dapat mencakup analisis struktur cerita, identifikasi nilai-nilai sosial budaya, dan diskusi reflektif. Dengan demikian, cerita rakyat Sangihe dapat berperan penting dalam penanaman nilai-nilai sosial budaya dan penguatan karakter peserta didik sesuai dengan Kurikulum Merdeka.
Analisis Kontrastif Terhadap Bunyi Ujaran Konsonan Bahasa Indonesia Dan Bahasa Tontemboan Dialek Makela i Makarawung, Gideon Dio; Palar, Wimsje Revlin; Ratu, Donal Matheos
KOMPETENSI Vol. 4 No. 7 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i7.9025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan dan persamaan bunyi konsonan dalam bahasa Indonesia dan Tontemboan Dialek Makela i dengan fokus pada titik artikulasi serta menggambarkan karakteristik bunyi konsonan dalam kedua bahasa tersebut Menggunakan metode deskriptif kualitatif penelitian dilaksanakan selama tiga bulan di Desa Taraitak Kecamatan Langowan Utara Data dikumpulkan melalui teknik cakap simak dan catat dengan wawancara lima penutur asli sebagai sumber data primer dan teks teks bahasa Tontemboan sebagai data sekunder Analisis data menggunakan teori kontrastif Kenneth L Pike Hasil penelitian menunjukkan perbedaan pada bunyi konsonan v f z gh dan kh serta persamaan pada bunyi m b p w n d t s l r c sy y ny j ng g k dan h antara kedua bahasa Karakteristik bunyi konsonan diidentifikasi berdasarkan suara titik artikulasi dan cara artikulasi meliputi bunyi nasal hambat frikatif spiran likuida getar dan semi vokal Penelitian ini berkontribusi pada pengajaran bahasa daerah khususnya bahasa Tontemboan Dialek Makela i dengan menyediakan analisis rinci tentang bunyi konsonan dan perbandingannya dengan bahasa Indonesia < p>
ANALISIS KARAKTER TOKOH PADA NOVEL SHERLOCK HOLMES EMPAT PEMBURU HARTA KARYA SIR ARTHUR CONAN DOYLE Puan, Adelia; Palar, Wimsje Revlin; Monoarfa, Susan
KOMPETENSI Vol. 4 No. 8 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i8.10012

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter tokoh tokoh dalam novel Sherlock Holmes: Empat Pemburu Harta< em> karya Sir Arthur Conan Doyle Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik dengan sumber data berupa novel Sherlock Holmes: Empat Pemburu Harta< em> Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan sedangkan analisis data menggunakan pendekatan struktural yang berfokus pada karakter tokoh serta nilai nilai yang tercermin dalam karakter tersebut Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter tokoh dalam novel ini diidentifikasi melalui dialog penampilan deskripsi narator nada suara sikap mental serta tindakan para tokoh dalam konteks lokasi dan situasi percakapan Nilai nilai yang muncul dari karakter tokoh tokoh dalam novel ini meliputi pelanggaran hukum kesombongan kebencian perebutan harta ketelitian perjuangan kasih sayang dan persahabatan Penelitian ini menyimpulkan bahwa karakter tokoh yang positif dapat berkontribusi pada pembentukan karakter individu serta memberikan dampak yang positif bagi pembaca < p>
KEMAMPUAN MENENTUKAN STRUKTUR TEKS EKSPOSISI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 MOTOLING TIMUR Kawulur, Erika; Palar, Wimsje Revlin; Meruntu, Oldie S.
KOMPETENSI Vol. 4 No. 11 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i11.10492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa dalam menentukan struktur teks eksposisi melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw< em> pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Motoling Timur Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang dilakukan selama satu bulan di lokasi penelitian Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling< em> dengan memilih 20 siswa kelas VIII sebagai subjek penelitian berdasarkan kriteria yang relevan Data dikumpulkan melalui tes yang dirancang untuk mengukur kemampuan siswa dalam menentukan struktur teks eksposisi meliputi tesis rangkaian argumentasi dan penegasan ulang dan dianalisis menggunakan rumus persentase Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw< em> efektif dalam membantu siswa memahami dan menentukan struktur teks eksposisi Rata rata nilai yang diperoleh siswa adalah 76 2 yang mencerminkan tingkat kemampuan yang cukup memadai Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran tipe Jigsaw< em> tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap struktur teks eksposisi tetapi juga mendorong kerjasama dan interaksi positif di antara siswa Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan strategi pembelajaran kooperatif dan merekomendasikan penerapan model ini secara lebih luas dalam proses pembelajaran di kelas < p>