Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT-BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL DISKUSI: SEBUAH STUDI PADA SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 2 TONDANO Lingga, Betsaida; Palar, Wimsje Revlin; Loho, Joni Junius
KOMPETENSI Vol. 5 No. 2 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/q5tbmq10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Project-based Learning (PjBL) dan menganalisis keterampilan menulis teks laporan hasil diskusi siswa kelas X SMA Negeri 2 Tondano. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis data melalui uji rerata sederhana. Subjek penelitian adalah 21 siswa kelas X-A pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui observasi untuk melihat penerapan model PjBL dan tes untuk mengukur keterampilan menulis teks laporan hasil diskusi. Hasil observasi menunjukkan bahwa penerapan PjBL mendorong siswa lebih aktif dalam berdiskusi, merancang, dan menyusun laporan sesuai struktur yang dipelajari. Hasil tes menunjukkan rata-rata keterampilan siswa sebesar 69,5% dengan kategori kurang mampu; aspek pelaksanaan memperoleh skor tertinggi (100%), sementara aspek pendahuluan (73%), penutup (64%), dan lampiran (40%) masih memerlukan perbaikan, khususnya dalam penyusunan kesimpulan dan peringkasan hasil diskusi secara sistematis. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa model PjBL berpotensi menjadi pendekatan efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis teks laporan hasil diskusi di tingkat SMA.
ANALISIS PEMERTAHANAN BAHASA TONTEMBOAN DI KALANGAN REMAJA DAN DEWASA MUDA DESA TONSEWER Pangemanan, Elizabeth Lauren; Palar, Wimsje Revlin; Wengkang, Thelma I. M.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 3 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dvymsa05

Abstract

Bahasa Tontemboan, salah satu bahasa daerah di Sulawesi Utara, menghadapi ancaman kepunahan akibat kurangnya penggunaan di kalangan generasi muda. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan pemertahanan bahasa Tontemboan serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di Desa Tonsewer, Kecamatan Tompaso Barat, Kabupaten Minahasa pada bulan September 2024, dengan informan sebanyak 20 orang generasi muda berusia antara 12 hingga 35 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi teknik simak, teknik cakap semuka, teknik catat, dan angket. Data dianalisis menggunakan persentase untuk menghitung frekuensi jawaban. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa generasi muda yang tinggal di Desa Tonsewer, Kecamatan Tompaso Barat, lebih banyak menggunakan bahasa Melayu Manado dibandingkan dengan bahasa daerah. Bahkan ditemukan bahwa beberapa generasi muda sudah tidak dapat menggunakan bahasa daerah mereka sendiri. Faktor pendidikan, pernikahan, usia, dan urbanisasi menjadi penyebab yang memengaruhi pemertahanan bahasa Tontemboan di desa tersebut. Selain itu, keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam mempertahankan bahasa Tontemboan di kalangan generasi muda. Minimnya penggunaan bahasa Tontemboan dalam kehidupan sehari-hari generasi muda berisiko menyebabkan bahasa tersebut tidak dapat dipertahankan dan tergeser oleh bahasa lain.
KAJIAN NILAI SOSIAL BUDAYA DALAM CERITA RAKYAT SANGIHE DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA Musa, Jein Enjelina; Palar, Wimsje Revlin; Polii, Intama J.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 4 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/2bpbx608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan nilai-nilai sosial budaya dalam cerita rakyat Sangihe serta mengkaji implikasinya terhadap pembelajaran sastra. Cerita rakyat dipandang sebagai media penting dalam memahami dan menginternalisasi nilai-nilai sosial budaya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data berupa dua cerita rakyat Sangihe, yaitu Tiga Kesatria dari Dagho dan Penyesalan Gumansalangi. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dengan teknik pencatatan (note-taking) terhadap sumber-sumber relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) serta didukung oleh teori nilai sosial Talcott Parsons tentang empat fungsi dasar sistem sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua cerita rakyat tersebut mengandung berbagai nilai sosial budaya, antara lain keberanian, semangat, penghargaan terhadap diri sendiri, ketenangan hidup, kepatuhan, pantang menyerah, kegigihan, cinta damai, kasih sayang, keadilan, kebijaksanaan, kebaikan hati, pemberian nasihat, kesadaran akan kesalahan, menepati janji, patuh kepada orang tua, kepedulian terhadap sesama, kesabaran, keluhuran budi, dan sikap meminta maaf. Cerita rakyat Sangihe memiliki potensi sebagai media pembelajaran sastra di sekolah untuk membentuk karakter siswa, meningkatkan apresiasi sastra, keterampilan berbahasa, serta mengenalkan budaya lokal. Materi pembelajaran dapat mencakup analisis struktur cerita, identifikasi nilai-nilai sosial budaya, dan diskusi reflektif. Dengan demikian, cerita rakyat Sangihe dapat berperan penting dalam penanaman nilai-nilai sosial budaya dan penguatan karakter peserta didik sesuai dengan Kurikulum Merdeka.