Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NILAI BUDAYA DALAM FILM TARUNG SARUNG KARYA ARCHIE HEKAGERY DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN SASTRA DI SEKOLAH Oktaverina, Delfi; Wengkang, Thelma I. M.; Senduk, Thomas
KOMPETENSI Vol. 5 No. 5 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/t0mrp669

Abstract

Penelitian ini berfokus pada nilai budaya dalam film Tarung Sarung sebagai sarana penting dalam memahami dan menginternalisasi nilai budaya dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan nilai budaya dalam film Tarung Sarung karya Archie Hekagery dan implikasinya pada pembelajaran sastra di sekolah. Pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan sumber data utama adalah film Tarung Sarung. Sumber data penelitian adalah data primer berupa analisis langsung terhadap film tersebut, serta data sekunder dari artikel, jurnal dan website resmi. Teknik pengumpulan data melalui menyimak, mencatat, dan studi kepustakaan. Cara analisis data yang digunakan yaitu memutar dan menonton film Tarung Sarung secara berulang-ulang, menyimak setiap adegan dan dialog, mencatat, merekam layar gambar, dan menyajikan temuan dalam bentuk teks narasi, melakukan verifikasi kembali terkait temuan, serta menarik kesimpulan mengenai nilai budaya dalam film Tarung Sarung. Nilai budaya yang ditemukan meliputi nilai budaya dalam hubungan manusia dengan Tuhan, yaitu ketakwaan, tawakal serta berdoa. Nilai budaya dalam hubungan manusia dengan manusia lain yakni keikhlasan, berterimakasih, kepedulian, pengorbanan, bertanggung jawab, cinta kasih. Nilai budaya dalam hubungan manusia dengan masyarakat ialah keadilan dan gotong royong. Nilai budaya dalam hubungan manusia dengan dirinya sendiri adalah keberanian, percaya diri, kejujuran dan keteguhan hati. Nilai budaya dalam hubungan manusia dengan alam yakni cinta alam. Temuan penelitian ini memiliki implikasi signifikan bagi pembelajaran sastra, terutama dalam konteks kurikulum merdeka di mana nilai budaya dalam film memegang peranan penting terhadap pengetahuan siswa dalam pembelajaran sastra.