p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IKRA-ITH EKONOMIKA
Muhammad Tedy Gunawan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kesejahteraan Masyarakat Antara Idealitas Filsafat dan Praktik Ekonomi Syariah Kontemporer: Studi Pustaka Kritis Muh.Imran; Muhammad Tedy Gunawan; Otong Karyono
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesejahteraan masyarakat dari perspektif filsafat dan praktik ekonomi syariah kontemporer di Indonesia. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana idealitas filsafat kesejahteraan yang berakar pada nilai-nilai Pancasila dan Islam dapat diimplementasikan dalam sistem ekonomi syariah modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka kritis (critical literature review). Sumber data berasal dari berbagai buku filsafat, literatur ekonomi Islam, dan jurnal akademik nasional yang relevan dengan tema kesejahteraan dan ekonomi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan masyarakat dalam pandangan filsafat Indonesia dan Islam memiliki orientasi yang sama, yaitu menekankan keseimbangan antara aspek material, sosial, dan spiritual. Filsafat Pancasila menempatkan kesejahteraan sebagai cita moral yang berpijak pada keadilan sosial dan kemanusiaan yang beradab. Sementara itu, filsafat Islam memandang kesejahteraan sebagai falāh kebahagiaan yang meliputi kehidupan dunia dan akhirat dengan prinsip maqāṣid al-syarī‘ah sebagai kerangka moralnya.
Pemikiran Ekonomi Islam Abad V H/XI M: Etika, Keadilan dan Kebijakan Publik Perspektif Ulama Klasik Asni gusmiarni; Muhammad Tedy Gunawan; Kamiruddin
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemikiran ekonomi islam pada abad V hijriah atau XI masehi menunjukkan perkembangan yang signifikan dengan menelaah gagasan empat tokoh utama, yaitu ibnu miskawaih, al-mawardi, al-ghazali, dan ibnu hazm. Pada periode ini, konstruksi pemikiran ekonomi islam sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai moral, hukum syariah, serta peran negara dalam mengatur kehidupan ekonomi masyarakat. Ibnu miskawaih menekankan pentingnya akhlak dan etika dalam aktivitas ekonomi, seperti keadilan, kejujuran, dan sikap moderat dalam konsumsi. Al-mawardi menyoroti peran strategis negara dalam pengelolaan keuangan publik, perpajakan, baitul mal, serta pengawasan pasar guna mewujudkan kesejahteraan sosial. Al-ghazali memandang aktivitas ekonomi sebagai bagian dari ibadah yang harus berorientasi pada kemaslahatan, keadilan, dan perlindungan terhadap kelompok mustaḍ‘afīn. Sementara itu, ibnu hazm menegaskan kewajiban negara dan masyarakat dalam menjamin pemenuhan kebutuhan dasar fakir miskin serta pentingnya distribusi kekayaan yang adil. Secara keseluruhan, pemikiran ekonomi islam pada abad ini menekankan keseimbangan antara kepentingan individu, masyarakat, dan negara yang berlandaskan nilai-nilai syariah, sehingga tetap relevan untuk diterapkan dalam konteks ekonomi modern