Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisi Dimensi Kreatif dan Kritis Dalam Kurikulum Merdeka Siswa Kelas IV SD Karisma, Nia; Selegi, Susanti Faipri; Wahyuningsi, Sri
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i3.4076

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut pengembangan kompetensi esensial, termasuk dimensi kreatif dan kritis dalam Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana kedua dimensi tersebut diimplementasikan serta dicapai pada siswa kelas IV SD Negeri 196 Palembang.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana dimensi kreatif dan kritis dalam Profil Pelajar Pancasila diimplementasikan serta dicapai pada siswa kelas IV SD dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi proses pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah, angket terhadap 29 siswa kelas IV, serta studi dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi dimensi kreatif dan kritis berjalan cukup baik. Siswa menunjukkan kemampuan memberikan respons orisinal, umpan balik, dan gagasan kreatif selama pembelajaran. Angket mengindikasikan respons positif siswa terhadap indikator kreativitas dan berpikir kritis, meskipun kemampuan refleksi diri masih perlu ditingkatkan. Temuan ini mendukung perlunya penguatan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif, serta pelatihan guru untuk lebih optimal dalam membimbing siswa mengembangkan metakognisi dan keterampilan berpikir mandiri. Penelitian ini memberikan gambaran empiris tentang capaian dimensi kreatif dan kritis pada jenjang SD dalam konteks Kurikulum Merdeka, sekaligus mengidentifikasi area penguatan untuk refleksi diri siswa, yang masih jarang dibahas dalam penelitian terdahulu.