Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

AN ANALYSIS OF GRAMMAR ERRORS IN WRITING DESCRIPTIVE PARAGRAPH OF GRADE X STUDENTS AT SMA NEGERI MODEL TERPADU MADANI PALU Wahyuningsi, Sri; Marhum, Mochtar; Hente, Muh. Asri
BAHASANTODEA Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.784 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan kesalahan tata Bahasa yang umum dilakukan oleh siswa kelas X SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu dalam menulis paragraf deskriptif dan untuk mengetahui alasan mendasar dari kesalahan tata bahasa yang muncul di dalam tulisan siswa. Untuk mencapai tujuan penelitian, peneliti menerapkan penelitian descriptive. Sample dari penelitian ini merupakan X6 yang terdiri dari 30 siswa. Sample dipilih mengunakan tehnik purposive sampling. Dalam menganalisis kesalahan tata Bahasa, peneliti mengunakan tehnik paper and pencil method, in-depth interview, dan participant observation.  Dalam penelitian ini, peneliti menemukan bahwa siswa umumnya melakukakan kesalahan tata bahasa didalam emapat jenis. Yaitu selection, omission, addition, dan ordering. Kesalahan selection merupakan kesalan tata bahasa yang paling umum yang siswa lakukan. Terdapat 47.5% dari jumlah keseluruhan kesalahan. Jenis keslahan ini disebakan oleh intralingual. Omission merupakan jenis kesalahan tata bahasa yang kedua yang umum dilakukan siswa. terdapat 32.6% dari total kesalahan. Jenis kesalahan ini disebabkan oleh interlingul dan intralingual. Addition merupakan jenis kesalahan tata bahasa yang ketiga yang umum siswa lakukan. Terdapat 13.7% dari jumlah keseluruhan kesalahan. Jenis kesalahan ini disebabkan oleh intralingual. Oredering merupakan jenis terakhir dari kesalahan tata bahasa yang umumnya dilakukan siswa. Dalam kesalahan jenis ini. terdapat 6.1% dari jumlah keseluruhan kesalahan. Interlingual merupakan sumber kesalahan dari jenis kesalahan ini.
PELABELAN SUPER MEAN PADA GRAF 𝑫𝒏(𝑪𝟑) DAN 𝑫𝒏(𝑪𝟑) v 𝑷𝒕 Wahyuningsi, Sri; Sudarsana, I Wayan; Musdalifah, Selvy
JURNAL ILMIAH MATEMATIKA DAN TERAPAN Vol. 12 No. 1 (2015)
Publisher : Program Studi Matematika, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.978 KB) | DOI: 10.22487/2540766X.2015.v12.i1.7490

Abstract

PELABELAN SUPER MEAN PADA GRAF 𝑫𝒏(𝑪𝟑) DAN 𝑫𝒏(𝑪𝟑) v 𝑷𝒕
Pengaruh Edukasi Kesehatan Berbasis Budaya Nggempe terhadap Pengetahuan Calon Pengantin tentang Persiapan Kehamilan Sehat Melalui Layanan Homecare Wahyuningsi, Sri; Saudia, Baiq Eka Putri; Hanafi, Fachrudi
Bima Nursing Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v6i2.1569

Abstract

Maternal Mortality Rate,Infant Mortality Rate and stunting are still the main problems in improving health indicators, especially in Indonesia. In Kota Bima, the incidence of pregnant women with complications still exceeds the target rate of 20%, namely 36.41%. These problems can start from the pre-conception period. Bride and groom are a strategic target group in efforts to improve pre-conception health. This of course can pose various kinds of risks such as disease transmission, high-risk pregnancies and even maternal and infant mortality. By taking advantage of the cultural momentum leading up to the wedding, namely the "nggempe" culture where the bride and groom limit activities outside the home, health workers, especially midwives, can provide premarital reproductive health care, education and counseling as preparation for having a healthy pregnancy for the bride and groom during the "nggempe" period, at home. prospective bride and groom in homecare services with more educational time. During the "Nggempe" period, when the bride and groom can focus more on preparing for their wedding, it is hoped that they will receive maximum information about preparing for a healthy pregnancy. For this reason, researchers are very interested in conducting research on the effect of nggempe culture-based health education on the knowledge of prospective brides about preparing for a healthy pregnancy in Bima City. To determine the effect of nggempe culture-based health education on the knowledge of prospective brides about preparing for a healthy pregnancy through homecare services in the city of Bima. The research method used the Quasy Experimental One Group Pretest Posttest Design. The research was conducted in April - June 2023. The population for this study were all prospective brides and grooms who had registered at the KUA Kota Bima with a sample using a minimum sample of 30 people who met the inclusion and exclusion criteria. Data collection using a questioner. Data analysis used Univariate analysis and Bivariate analysis by carrying out the normality test. after analyzing the data, the average value of knowledge before being given health education was 62.22 (enough category), while after being given an intervention in the form of culture-based health education in homecare services, the value of knowledge increased with an average of 93.32 ( good category). The statistical test results obtained a p-value of 0.000 <α = 0.05. There is an influence of nggempe culture-based health education on the knowledge of prospective brides about preparing for a healthy pregnancy through homecare services in the city of Bima
PENDEKATAN BEHAVIORISME TERHADAP KONTEN DAKWAH GUS MIFTA DI YOUTUBE:ANALISIS EFEKTIVITAS DAN NILAI MORAL DAKWAH DI KLUB MALAM Wahyuningsi, Sri; Ilyas, Wahyudi; Qudratullah
Hujjah: Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 9 No. 2 (2025): Hujjah: Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/hjh.v9i2.1829

Abstract

Penelitian ini menelaah efektivitas dakwah digital yang dilakukan oleh Gus Miftah melalui media YouTube, khususnya dalam konteks dakwah di klub malam sebagai ruang sosial yang tidak biasa. Dengan memakai pendekatan behaviorisme, fokus penelitian ini adalah pada prinsip stimulus-respons untuk menginvestigasi bagaimana konten dakwah mampu memengaruhi perubahan sikap dan perilaku positif pada audiens. Gus Miftah menggunakan strategikomunikasi yang adaptif dan humanis, memadukan bahasa yang santai, humor, dan empati sehingga berhasil menjangkau komunitas yang selama ini kurang terjangkau oleh metode dakwah konvensional. Dakwah digital ini juga membuka ruang dialog interaktif yang memperkuat keterlibatan serta refleksi sosial audiens terhadap nilai-nilai keagamaan.Walaupun dakwah berlangsung di lingkungan yang kontroversial, peneliti menemukan bahwa nilai moral Islam tetap dijaga melalui etika komunikasi yang santun dan inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah digital Gus Miftah efektif dalam penyebaran pesan keagamaan secara luas sekaligus mampu mendorong transformasi sosial dan moral yang berkesinambungan di era modern.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PPKn MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING PADA PESERTA DIDIK KELAS IVB SD INPRES TETEBATU KABUPATEN GOWA Wahyuningsi, Sri; Nursalam; Syahrir, Musdalifah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47220

Abstract

This study aims to improve students’ learning outcomes in Civic Education (PPKn) through the Role Playing model for fourth-grade students (class IVB) at SD Inpres Tetebatu, Gowa Regency. The research employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, consisting of planning, implementation, observation, and reflection, involving 32 students. The results showed an improvement in learning outcomes, with the average score increasing from 59 in Cycle I to 81 in Cycle II, and learning mastery improving from 38% to 100%. The implementation of learning activities also increased from 92% to 100%. It can be concluded that the Role Playing model is effective in improving students’ learning outcomes, activity, and engagement, and is therefore suitable as an alternative teaching strategy for Civic Education in elementary schools.