Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Pesantren dalam Pembentukan Kesadaran Politik Islam di Indonesia Hutri Engzelli S, Giofani; Pradipta, Frans Tory Damara; Azaki, Raihan; Zulkarnain, Tharischa; anam, Amelia
Politik Islam Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/pi.v4i1.15459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi pesantren sebagai institusi pendidikan Islam dalam mengembangkan kesadaran politik Islam di Indonesia. Dalam masyarakat yang didominasi oleh muslim, pesantren memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar lembaga pendidikan agama. Mereka juga berfungsi sebagai agen sosialisasi politik, dengan memberikan pengajaran tentang nilai-nilai demokrasi, toleransi, dan kepemimpinan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis pustaka, artikel ini menyelidiki berbagai aktivitas yang meliputi diskusi kitab kuning, forum khitabiyah, praktik demokrasi internal, serta kajian Bahts Al-Masail. Aktivitas-aktivitas tersebut berkontribusi secara signifikan dalam pembentukan pemikiran politik di kalangan santri secara alami. Peranan kiai sangat penting dalam memperkokoh keberadaan pesantren sebagai tempat yang berfungsi untuk membentuk karakter politik yang moderat dan memiliki sikap kritis. Walaupun demikian, pesantren kini menghadapi sejumlah tantangan sebagai dampak dari arus modernisasi dan perkembangan era digital. Oleh karena itu, diperlukan reformasi dalam kurikulum serta peningkatan literasi politik di kalangan santri. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa pesantren memainkan peran penting dalam meningkatkan kesadaran politik di kalangan umat Islam dengan cara yang demokratis dan inklusif. Hal ini dilakukan sambil tetap mengedepankan etika serta nilai-nilai dalam ajaran Islam.
Integration of Pancasila Values and Islamic Teachings in Civic Education from the Perspective of the Qur’an and Hadith and Its Implications for Educational Participation and Gender Equality in Bangka Regency Pradipta, Frans Tory Damara; Saputra, Aldian Kurniawan
The Future of Education Journal Vol 5 No 2 (2026): IN PROGRESS
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v5i2.1706

Abstract

This study examines the integration of Pancasila values and Islamic teachings in civic education from the perspective of the Qur’an and Hadith, and its implications for educational participation and gender equality in Bangka Regency. The study is motivated by the need to strengthen civic education through a value-based approach that aligns national ideology with religious principles. This research employs a qualitative approach using library research methods, drawing on scholarly journal articles and normative sources, including the Qur’an and Hadith. Data were analyzed using content analysis to identify conceptual relationships and thematic patterns. The findings indicate that Pancasila values, such as divinity, humanity, and social justice, are substantively aligned with Islamic teachings, particularly in promoting equality, justice, and moral responsibility. The Qur’anic perspective emphasizes the equality of all human beings regardless of gender, supporting equal access to education as a fundamental right. The integration of these values in civic education contributes to strengthening moral awareness and encouraging active participation in education. However, the study also identifies challenges in implementation, including socio-cultural barriers and limited contextual understanding of religious teachings, which may hinder gender equality in educational access and participation. The study concludes that a more systematic and contextualized approach is needed to effectively integrate these values in civic education. Further empirical research is recommended to explore practical implementation and its impact at the local level.