Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pengembangan Identitas Visual UMKM Melalui Logo UMKM Aneka Gorengan Usus Crispy & Jamur Crispy Sempaja, Jl Kh.Wahid Hasyim 2 Sempaja Selatan, Samarinda Suksmaneng Daru, Radityo
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i8.3466

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam membangun identitas brand yang kuat di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif, khususnya dalam pengembangan identitas visual yang konsisten dan mudah dikenali konsumen. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan identitas visual UMKM Aneka Gorengan Usus Crispy & Jamur Crispy Sempaja yang berlokasi di Jl. KH. Wahid Hasyim 2, Sempaja Selatan, Kota Samarinda, melalui perancangan logo sebagai elemen utama pembentukan brand. UMKM sebagai penggerak perekonomian lokal menghadapi tantangan dalam meningkatkan daya saing, khususnya dalam membangun citra usaha yang kuat dan mudah dikenali konsumen. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengembangan logo yang merepresentasikan karakter produk mampu meningkatkan identitas visual UMKM, memperkuat konsistensi brand pada berbagai media promosi, serta meningkatkan visibilitas usaha di media sosial dan platform digital. Implementasi identitas visual yang konsisten memberikan dampak positif terhadap persepsi konsumen dan mendukung peningkatan daya saing UMKM. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan pengembangan identitas visual bagi UMKM lain dalam upaya meningkatkan keberlanjutan usaha di tengah persaingan pasar yang kompetitif.
PENGELOLAAN CITRA LINGKUNGAN PADA DESTINASI WISATA KABUPATEN PENAJAM SEBAGAI IMPLEMENTASI PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Suksmaneng Daru, Radityo; Mardiono, Mardiono
Jurnal GeoEkonomi Vol. 15 No. 1.2024 (2024): EDISI KHUSUS SEMNAS FEB-UNIBA 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/geoekonomi.v15i1.2024.452

Abstract

Pembangunan berkelanjutan pada aspek ekonomi yang paling optimal bagi Indonesia adalah kegiatan perekonomian yang difokuskan pada kesejahteraan bersama. Perlu adanya kegiatan yang menguntungkan bagi konsumen dan produsen, namun tidak memberi dampak buruk yang besar bagi lingkungan. Dari produsen maupun pengelola industri pariwisata, diperlukan adanya suatu produk berupa barang maupun jasa dengan proses seminimal mungkin tidak memberi dampak buruk terhadap lingkungan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mengemas produk dengan bahan yang ramah lingkungan, penggunaan bahan baku yang tidak merugikan berbagai pihak, serta pengelolaan citra lingkungan sedemikian rupa hingga dapat dikelola dengan baik di pariwisata Kabupaten Penajam, Kalimantan Timur. Pada wisatawan, diharapkan mendapat keuntungan berupa kualitas jasa yang baik, sesuai dengan harga jasa pariwisata yang dipasarkan. Pemerintah Indonesia terus berkomitmen dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan sesuai dengan aturan RPJMN 2020 – 2024 dimana pembangunan berkelanjutan telah ditetapkan sebagai salah satu aspek yang bertujuan memberikan akses pembangunan yang adil dan inklusif, serta menjaga lingkungan hidup. Dengan demikian, pembangunan berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kualitas kehidupan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pengembangan keuangan berkelanjutan dalam pemulihan ekonomi nasional tentu menemui berbagai tantangan yang perlu diselesaikan bersama sama. Tantangan terbesar Industri Pariwisata berkelanjutan adalah bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk menyelaraskan kepentingan ekonomi sosial, dan lingkungan hidup. Oleh karena itu, Pemerintah terus merangkul berbagai pemangku kepentingan untuk menjalankan komitmen dan menjalankan pembangunan berkelanjutan