Laili Aulia, Luthfi Alifatul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Emotional eating pada remaja akhir di surabaya: Bagaimana peran self-control dan stres akademik ? Laili Aulia, Luthfi Alifatul; Santi, Dyan Evita; Utami, Adnani Budi
SUKMA : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No 2 Desember 2025
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Emotional eating is an eating behavior that often occurs as a response to psychological stress. In late adolescence, various academic demands and self-control are thought to play a role in the emergence of this behavior. This study aimed to determine the relationship between self-control and academic stress and emotional eating in late adolescents in Surabaya. This study used a quantitative correlational approach, with 138 late adolescent respondents in Surabaya. The sampling technique used was incidental sampling, with 138 late adolescent participants from various areas in Surabaya. The research instruments consisted of an emotional eating scale, a self-control scale, and an academic stress scale. Data analysis was performed using multiple linear regression analysis with the help of SPSS. The results of the study showed that there was a significant positive relationship between self-control and academic stress with emotional eating (F = 23.570; p < 0.05). These two variables together contribute 25.9% to the tendency towards emotional eating behavior, while the remainder is influenced by other factors. Abstrak Emotional eating merupakan perilaku makan yang sering muncul sebagai respons terhadap tekanan psikologis. Pada remaja akhir, berbagai tuntutan akademik dan kemampuan pengendalian diri diduga berperan dalam munculnya perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-control dan stress akademik dengan emotional eating pada remaja akhir di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan subjek penelitian sebanyak 138 responden remaja akhir di Surabaya. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah incidental sampling dengan jumlah partisipan sebanyak 138 remaja akhir dari berbagai daerah di Surabaya. Instrumen penelitian terdiri dari skala emotional eating, skala self-control, dan skala stres akademik. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara self-control dan stres akademik dengan emotional eating (F = 23,570; p < 0,05). Kedua variabel tersebut secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 25,9% terhadap kecenderungan perilaku emotional eating, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.