Anugerah, I Made Penta Okta Prasta Dwi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Budaya Daerah Terhadap Perilaku Taruna di Sekolah Kedinasan X Hasan, Muhammad Jidan; Fathoni, Achmad Robbi; Putri, Ni Made Rista; Yudanto, Muhammad Iqbal Ardhi; Anugerah, I Made Penta Okta Prasta Dwi; Rumboirusi, Sefnat Tokri
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i6.918

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya nilai-nilai budaya daerah dalam membentuk perilaku dan karakter taruna di tengah sistem pendidikan kedinasan yang menekankan disiplin dan hierarki. Keberagaman latar belakang budaya taruna berpotensi memengaruhi cara mereka beradaptasi dan berperilaku dalam lingkungan kedinasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya daerah terhadap pembentukan perilaku taruna di Sekolah Kedinasan X. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap 20 orang taruna yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Analisis data dilakukan secara induktif untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang berkaitan dengan nilai budaya dan perilaku taruna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya daerah berperan signifikan dalam membentuk perilaku taruna, khususnya dalam aspek sikap hormat dan sopan santun (90%), disiplin dan tanggung jawab (80%), gotong royong dan kebersamaan (70%), serta kemampuan adaptasi terhadap perbedaan budaya (60%). Sementara itu, nilai kepemimpinan (50%) masih memerlukan pembinaan lebih lanjut melalui proses pendidikan kedinasan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya daerah merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter taruna yang berintegritas, disiplin, dan mampu bekerja sama dalam lingkungan kedinasan yang multikultural.