Chrisnadeva, Auditya Fariz
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Manajemen Risiko pada Sistem Informasi Divisi Produksi Menggunakan ISO 31000:2018 di PT Bangkit Laksana Jaya Ban Haryanti, Desyka Widya Haryanti; Fahlevi, Mohammad Falko; Nasution, Anita Hakim; Riski, Raulia; Chrisnadeva, Auditya Fariz; Haryanti, Desyka Widya
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol. 5 No. 1 (2026): January: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
Publisher : LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/0pxz8r62

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat turut meningkatkan potensi ancaman dan risiko yang dihadapi perusahaan, khususnya pada aktivitas produksi. Oleh karena itu, penerapan manajemen risiko yang efektif menjadi kebutuhan penting untuk melindungi aset perusahaan, menjaga keberlangsungan bisnis, serta mendukung pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi risiko pada divisi produksi PT Bangkit Laksana Jaya Ban (BANLAK) dengan menggunakan kerangka kerja ISO 31000:2018. Selain itu, penelitian ini juga merancang strategi mitigasi risiko serta mengembangkan dashboard manajemen risiko berbasis Microsoft Power BI sebagai media visualisasi data. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan pihak terkait dan observasi langsung di lapangan. Risiko yang telah diidentifikasi kemudian dianalisis menggunakan kriteria kemungkinan dan dampak sesuai dengan ISO 31000:2018 untuk menentukan tingkat dan prioritas risiko. Hasil evaluasi risiko tersebut selanjutnya digunakan sebagai dasar dalam penyusunan strategi mitigasi yang tepat. Dashboard Power BI dikembangkan untuk menampilkan profil risiko, hasil evaluasi, serta rekomendasi mitigasi guna mendukung pengambilan keputusan manajerial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa risiko dengan tingkat sedang hingga tinggi yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja produksi. Penerapan mitigasi risiko dan pemanfaatan dashboard diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengendalian risiko, efisiensi proses bisnis, serta mendorong perbaikan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan penerapan manajemen risiko berbasis ISO 31000:2018 khususnya pada industri vulkanisir ban.
Evaluasi Kualitas Layanan Website Umrah Menggunakan Kerangka E-Service Quality dan Customer Satisfaction Index Wibisono, Jemparing; Nasution, Anita Hakim; Riski, Raulia; Haryanti, Desyka Widya; Chrisnadeva, Auditya Fariz
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol. 5 No. 1 (2026): January: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
Publisher : LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/vjyt2838

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong perusahaan jasa untuk menyediakan layanan digital yang berkualitas, termasuk dalam sektor perjalanan Umrah. Website Solusi Umrah milik PT Almansour Tours and Travel berfungsi sebagai media utama dalam penyampaian informasi dan layanan kepada pengguna, sehingga kualitas layanan website menjadi faktor penting dalam membentuk kepuasan pengguna. Oleh karena itu, evaluasi kualitas layanan website diperlukan untuk menilai sejauh mana layanan yang diberikan telah memenuhi harapan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas layanan Website Solusi Umrah menggunakan model E-Service Quality serta mengukur tingkat kepuasan pengguna dengan metode Customer Satisfaction Index (CSI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner berskala Likert kepada pengguna website dan dianalisis untuk menguji validitas dan reliabilitas data serta menghitung nilai CSI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan kualitas layanan Website Solusi Umrah berdasarkan model E-Service Quality berada dalam kategori baik, dan hasil CSI menunjukkan bahwa pengguna secara umum merasa puas terhadap layanan yang diberikan. Namun demikian, analisis kesenjangan menunjukkan bahwa beberapa indikator layanan masih memiliki nilai kinerja yang lebih rendah dibandingkan tingkat kepentingannya, yaitu Efficiency (E1), Fulfillment (F5), Privacy (P1), dan Responsiveness (R3). Berdasarkan hasil tersebut, rekomendasi difokuskan pada peningkatan efisiensi penggunaan website, pemenuhan dan kejelasan informasi layanan, keamanan data pengguna, serta responsivitas layanan pelanggan.