Dermawan, Keisha Jovie
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sentiment Analysis of Roblox Genres on TikTok: Roleplay, RPG, and Horror using Naïve Bayes Dermawan, Keisha Jovie; Sabrina, Nur Amalina; Michelle, Greycia Febrina; Ayunda, Afifah Trista
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol. 5 No. 1 (2026): January: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
Publisher : LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/pkbfwq48

Abstract

Popularitas platform gim Roblox di Indonesia tercermin dari tingginya volume interaksi pengguna di media sosial TikTok. Namun, data komentar yang masif tersebut bersifat tidak terstruktur dan banyak menggunakan bahasa tidak baku (slang), sehingga menyulitkan pengembang untuk mengidentifikasi preferensi pemain secara spesifik terhadap genre tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen pengguna dan melakukan studi komparatif preferensi terhadap tiga kategori gim utama dalam ekosistem Roblox, yaitu Roleplay, RPG, dan Horror. Metodologi penelitian dimulai dengan pengumpulan 3.000 data komentar melalui teknik scraping pada video TikTok yang diunggah periode Juni hingga Desember 2025. Data tersebut melalui tahapan pra-pemrosesan yang komprehensif, meliputi pembersihan data, normalisasi teks berbasis kamus slang, dan ekstraksi fitur menggunakan TF-IDF. Klasifikasi dilakukan menggunakan algoritma Multinomial Naïve Bayes dengan penerapan teknik oversampling untuk menangani ketidakseimbangan kelas data. Hasil pengujian model menunjukkan performa yang baik dengan tingkat akurasi global sebesar 77,78% dan nilai Presisi pada kelas Negatif mencapai 91%. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa distribusi sentimen global didominasi oleh sentimen Netral (40%) dan Negatif (33%), sedangkan sentimen Positif hanya 26%. Analisis komparatif menunjukkan bahwa genre RPG memiliki rasio sentimen negatif tertinggi akibat keluhan teknis seperti lag, sedangkan genre Horror mencatat sentimen positif yang signifikan di mana respon emosional "takut" diinterpretasikan sebagai kepuasan. Kesimpulannya, stabilitas teknis dan pengalaman emosional menjadi faktor determinan utama dalam preferensi pemain.
Implementation of KAMI Index for IT Risk Management at PT. X Sabrina, Nur Amalina; Dermawan, Keisha Jovie; Wulandari, Annisa; Fadlillah, Muhammad Hafidz; Hidayat, Vicho Yunanda; Ayunda, Afifah Trista
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol. 5 No. 1 (2026): January: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
Publisher : LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/nrwrys87

Abstract

Keamanan informasi menjadi aspek yang sangat penting bagi perusahaan yang bergantung pada teknologi informasi dalam operasional bisnisnya. PT. X sebagai pengelola pusat perbelanjaan modern memiliki tingkat ketergantungan tinggi terhadap sistem elektronik seperti membership, pembayaran, CCTV, dan perparkiran, sehingga membutuhkan pengelolaan keamanan informasi yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kematangan keamanan informasi PT. X menggunakan Indeks Keamanan Informasi (Indeks KAMI) Versi 5.0 yang dikembangkan oleh BSSN. Metode penelitian dilakukan melalui studi pustaka dan wawancara terstruktur dengan Kepala Departemen IT, kemudian hasilnya diolah menggunakan lembar kerja resmi Indeks KAMI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. X berada pada kategori Sistem Elektronik Tinggi dengan skor total 563 dan tingkat kematangan berada pada level I+ (Pemenuhan Kerangka Kerja Dasar). Area dengan skor tertinggi adalah Teknologi dan Keamanan Informasi, sementara kelemahan utama terdapat pada Pengelolaan Risiko dan Pelindungan Data Pribadi. Kesenjangan utama meliputi belum adanya penetapan risk appetite, belum tersedianya prosedur pemusnahan data pribadi, minimnya dokumentasi kebijakan keamanan informasi, serta belum diterapkannya patch management secara rutin. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada penyusunan kebijakan keamanan informasi formal, penerapan patch management, penyusunan SOP pemusnahan data, serta penetapan toleransi risiko. Temuan ini diharapkan dapat membantu PT. X dalam menyusun prioritas peningkatan keamanan informasi serta memberikan kontribusi terhadap literatur penerapan Indeks KAMI di sektor retail dan pusat perbelanjaan.