Wiwied Sawitri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Comparison of Natural and Synthetic Antioxidant Supplementation in CEP Extender for Bali Cattle Frozen Semen: Perbandingan Pengaruh Penambahan Antioksidan Alami dan Sintetis dalam Pengencer CEP Semen Beku Sapi Bali Putri, Sherly Intan Eka; Nur Ducha; Erlix Rakhmad Purnama; Wiwied Sawitri
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 26 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v26i3.2025.184-195

Abstract

Spermatozoa sapi Bali rentan terhadap kerusakan akibat stres oksidatif selama kriopreservasi, yang dapat menurunkan kualitas semen beku. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penambahan antioksidan alami (ekstrak teh hijau) dan sintetis (glutathione) pada pengencer Cauda Epididymal Plasma (CEP) terhadap kualitas semen beku sapi Bali. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan enam ulangan, pengencer CEP dasar (kontrol), CEP + 0.75 mM glutathione, dan CEP + 0.15% ekstrak teh hijau. Evaluasi kualitas spermatozoa dilakukan saat before freezing dan post thawing, meliputi motilitas menggunakan Computer-Assisted Semen Analysis (CASA), viabilitas menggunakan pewarna eosin-nigrosin dan integritas membran dan uji Hypo-Osmotic Swelling Test (HOST). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan antioksidan secara signifikan meningkatkan kualitas spermatozoa dibanding dengan kontrol (p<0,05). CEP yang ditambahkan 0,15% ekstrak teh hijau memberikan hasil terbaik dalam mempertahankan post-thawing motilitas (49,2 ± 2%), viabilitas (67,4 ± 2,6%), dan integritas membran (62,1 ± 1,9%). Kesimpulannya, ekstrak teh hijau dan glutathione secara signifikan lebih efektif dibandingkan kontrol, dengan ekstrak teh hijau cenderung memberikan nilai tertinggi pada motilitas, viabilitas, dan integritas membran post-thawing.