Globalisasi, modernisasi, dan digitalisasi menjadi salah satu sumber kekuatan utama yang memengaruhi kehidupan sosial-budaya masyarakat di Indonesia. Ketiganya mendorong keterbukaan, inovasi, serta promosi budaya melalui media digital, namun juga turut melemahkan nilai-nilai tradisional, menggeser interaksi sosial menjadi virtual, dan memunculkan hibridisasi budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak modernisasi terhadap transformasi budaya di Indonesia melalui metode scoping review. Data diperoleh dari artikel jurnal, laporan penelitian, dan sumber akademik lain yang terbit pada rentang tahun 2020–2025. Seleksi literatur mengikuti tahapan PRISMA-ScR, dari 57 artikel awal menjadi 8 artikel utama yang relevan untuk dianalisis. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan tematik, dengan fokus pada isu pergeseran interaksi sosial, perubahan identitas budaya, peran media digital, dan strategi pelestarian budaya lokal di tengah maraknya globalisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa globalisasi, modernisasi, dan digitalisasi menyebabkan adanya perubahan nilai, perilaku, dan identitas sosial-budaya pada masyarakat di Indonesia, terutama generasi muda. Serta, berperan positif sebagai sarana revitalisasi budaya dan penguatan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Oleh karena itu, pelestarian budaya perlu difokuskan pada penguatan identitas lokal melalui kolaborasi berbagai pihak, agar warisan budaya tetap lestari dan relevan di era modern