Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Berlangsung Gawe Desa Sebagai Akses Mempererat Kebersamaan Masyarakat Desa Montong Betok Dedi Saputra; Lia Kamelia; Wahida Sulastri; Lena Aristianti; Sopian Ariandi
Jurnal Pengabdian Cendekia Vol. 2 No. 1 (2026): In Press
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/jpc.v2i1.113

Abstract

Gawe desa merupakan tradisi budaya yang terus dipertahankan masyarakat Desa Montong Betok sebagai wujud rasa syukur sekaligus sarana mempererat hubungan sosial. Tradisi ini terbukti meningkatkan gotong royong, memperluas interaksi warga, dan menjaga kelestarian budaya lokal, serta mendorong pergerakan ekonomi desa berdasarkan hasil observasi dan wawancara. Keberlanjutan gawe desa juga menunjukkan peran aktif masyarakat dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah perubahan zaman, sekaligus menjadi wadah penyelesaian masalah secara informal karena warga lebih sering berinteraksi dan bekerja bersama. Selain itu, kegiatan ini menghubungkan tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda dalam melestarikan nilai-nilai tradisional sehingga proses pewarisan budaya dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memperkuat identitas sosial desa.
Kajian Deskriptif Bentuk dan Makna Reduplikasi dalam Bahasa Sasak Dialek Ngeto-Ngete Roziana, Yulita; Baiq Gina Haqiqah; Lia Kamelia; Desta Ariska; Dea Septia Aulia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40871

Abstract

This study aims to describe the forms and meanings of reduplication in the Sasak language, specifically the ngeto-ngete dialect spoken by its native community in West Nusa Tenggara. The research employs a descriptive qualitative approach, with data obtained from the spoken utterances of native speakers of the ngeto-ngete dialect.data were analyzed through several stages, including the identification of reduplication forms, classification of reduplication types, analiysis of grammatical meanings, and drawing conclusions based on relevant morphological theories. The findings reveal that reduplication in the Sasak ngeto-ngete dialect consists of four forms: full reduplication, partial reduplication, phoneme-changing reduplication, and affixed reduplication. Furthermore, these reduplication forms convey several grammatical meanings, such as plural meaning, partial or intensity meaning, and unconditional meaning. These findings indicate that reduplication functions not only as a word-formation process but also plays an important role in enriching grammatical meaning and linguistic expression in the Sasak ngeto-ngete dialect. This study is expected to contribute to linguistic studies, particularly in the field of regional language morphology, and to serve as a reference for further research.