The development of digital technology through roleplaying games on the social media platform LINE has created new dynamics in interpersonal interactions, but its impact on real-world social skills still requires in-depth study. This study aims to analyze the influence of virtual roleplaying activities on associative social interaction skills, including aspects of cooperation, empathy, and behavioral adaptation. Using a qualitative approach with a descriptive design, the study involved informants selected through purposive sampling. Data collection was conducted using in-depth interviews and closed-ended questionnaires distributed online to explore participants' contextual experiences. The results indicate that involvement in roleplaying significantly improves communication skills, self-confidence, and creativity in constructing narratives and characters. Field findings indicate that players are able to internalize positive values ??such as conflict management, solidarity, and leadership from virtual interactions into their daily lives. Intensive digital interaction patterns have been shown to train social sensitivity and responsiveness to group dynamics. The main conclusion of this study confirms that roleplaying on LINE is not merely a means of entertainment or escapism, but rather serves as a constructive platform for building and practicing productive and sustainable associative social interaction skills in the real world. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital melalui permainan roleplay di media sosial LINE telah menciptakan dinamika baru dalam interaksi antarindividu, namun dampaknya terhadap keterampilan sosial di dunia nyata masih perlu dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aktivitas roleplay virtual terhadap kemampuan interaksi sosial asosiatif, meliputi aspek kerja sama, empati, dan adaptasi perilaku. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, penelitian melibatkan informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara mendalam dan kuesioner tertutup yang disebar secara daring guna menggali pengalaman kontekstual partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan dalam roleplay secara signifikan meningkatkan keterampilan komunikasi, kepercayaan diri, serta kreativitas dalam membangun narasi dan karakter. Temuan lapangan mengindikasikan bahwa pemain mampu menginternalisasi nilai-nilai positif seperti manajemen konflik, solidaritas, dan kepemimpinan dari interaksi virtual ke dalam kehidupan sehari-hari. Pola interaksi digital yang intensif terbukti melatih kepekaan sosial dan responsivitas terhadap dinamika kelompok. Simpulan utama studi ini menegaskan bahwa roleplay di LINE bukan sekadar sarana hiburan atau eskapisme, melainkan berfungsi sebagai wadah konstruktif untuk membangun dan melatih keterampilan interaksi sosial asosiatif yang produktif serta berkelanjutan di dunia nyata.