This Author published in this journals
All Journal WIDYANTARA
Ilfa Maulana Almaarif Kadarisman
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Citra Perempuan dalam Film Gadis Kretek Karya Ratih Kumala: Feminis Marxis: Ilfa Maulana Almaarif Kadarisman; Lilik Herawati
Widyantara Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Ikaprobsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63629/widyantara.v3i2.159

Abstract

Penelitian ini menganalisis citra perempuan dalam film Gadis Kretek karya Ratih Kumala dengan menggunakan pendekatan feminis marxis. Penelitian ini berangkat dari permasalahan representasi perempuan yang berada dalam posisi subordinat akibat struktur sosial, politik, dan ekonomi yang berakar pada patriarki dan kapitalisme. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana citra perempuan, khususnya tokoh Jeng Yah, ditampilkan melalui aspek fisik, psikis, sosial, politik, dan ekonomi dalam film. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui teknik pengumpulan data berupa pencatatan adegan, dialog, dan konteks visual yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan dalam film digambarkan menghadapi berbagai bentuk penindasan struktural, seperti pembatasan ruang gerak, dominasi keputusan laki-laki, eksploitasi ekonomi, serta tekanan sosial yang memengaruhi citra diri mereka. Temuan ini menunjukkan bahwa representasi perempuan dalam film Gadis Kretek memperlihatkan relasi kuasa yang tidak seimbang serta upaya perempuan dalam menghadapi ketidakadilan struktural. This study analyzes the representation of women in the film Gadis Kretek by Ratih Kumala using a Marxist feminist approach. The study originates from the issue of women’s subordination caused by social, political, and economic structures rooted in patriarchy and capitalism. The objective of this article is to describe how women—particularly the character Jeng Yah—are portrayed through physical, psychological, social, political, and economic dimensions in the film. This research employs a descriptive qualitative method, with data collected through the observation and documentation of relevant scenes, dialogues, and visual contexts. The findings indicate that women in the film experience various forms of structural oppression, including restricted mobility, male-dominated decision-making, economic exploitation, and social pressures that influence their self-image. These results reveal that the representation of women in Gadis Kretek reflects unequal power relations and highlights women's efforts to resist systemic injustices.