Pendidikan membaca Al-Qur’an memegang posisi fundamental dalam sistem pendidikan Islam karena berperan vital dalam menanamkan nilai moral, spiritual, dan membentuk karakter religius sejak usia dini. TPA An-Nawawiyah di Desa Sambirejo, Kecamatan Selupu Rejang, menghadapi tantangan signifikan, terutama keterbatasan jumlah tenaga pengajar dan fasilitas, yang menyebabkan kurang optimalnya penguasaan dasar ke-Al-Qur’an-an para santri; banyak yang belum menguasai pengenalan bentuk huruf hijaiyah, penulisan, serta pelafalan yang benar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an santri secara sistematis dan terarah, sekaligus membantu meringankan beban ustadzah dalam proses pengajaran. Program pendampingan dilaksanakan di TPA An-Nawawiyah selama kurang lebih satu bulan, yakni dari 17 Oktober hingga 14 November 2025, yang diadakan rutin setiap hari Jumat dan Sabtu pukul 16.00 WIB dengan melibatkan sekitar 20 santri. Seluruh rangkaian pembelajaran menggunakan Metode Iqra’ sebagai acuan utama, di mana pembimbing fokus pada pendampingan individual, mengoreksi kesalahan bacaan, memberi contoh pengucapan yang benar, serta melatih keterampilan menulis huruf hijaiyah. Pendekatan yang digunakan dalam pelaporan adalah deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa melalui pendampingan yang terstruktur, kemampuan dasar membaca dan menulis Al-Qur’an santri berhasil ditingkatkan. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga berkontribusi pada penanaman nilai-nilai keislaman dan penguatan tradisi pendidikan Al-Qur’an di tingkat dasar di Desa Sambirejo.