Muhamad Furqon Al-Haqqi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MAKSIMALISASI LABA PADA TOKO LAMPU MENGGUNAKAN PEMROGRAMAN LINEAR Muhamad Furqon Al-Haqqi; Setyawan Humay Senja; Rasim
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v13n3.p438-444

Abstract

Penelitian ini membahas tantangan krusial yang dihadapi oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia: keterbatasan alokasi modal di tengah persaingan pasar yang ketat, khususnya untuk bisnis ritel non-manufaktur. Meskipun UMKM memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan penyerapan tenaga kerja, banyak dari mereka masih mengalami kesulitan dalam pengelolaan sumber daya secara efisien akibat ketergantungan pada proses manual dan pengambilan keputusan berbasis intuisi. Hal ini sering kali menyebabkan alokasi modal yang tidak optimal dan terhambatnya perolehan laba. Untuk mengatasi permasalahan ini, studi ini mengusulkan Pemrograman Linear (PL) sebagai alat optimasi matematis yang kuat. Meskipun PL telah banyak diterapkan dalam optimasi produksi pada UMKM manufaktur, penelitian ini secara khusus menyoroti penerapannya dalam pengambilan keputusan pembelian persediaan pada sebuah toko lampu ritel. Dengan memodelkan permasalahan alokasi modal sebagai masalah PL, menyelesaikannya menggunakan metode grafik, serta menganalisis implikasi manajerialnya, penelitian ini bertujuan untuk menghadirkan pendekatan perencanaan strategis berbasis data bagi UMKM. Temuan menunjukkan bahwa dengan membeli 10 unit lampu merek A dan 30 unit lampu merek B, toko dapat memperoleh laba maksimum sebesar Rp260.000 dengan total pengeluaran modal sebesar Rp990.000, yang masih berada dalam batas anggaran sebesar Rp1.000.000. Hal ini menggambarkan efektivitas PL dalam meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing UMKM yang menghadapi keterbatasan sumber daya.