Kholil Yasin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi Metode Diskusi dalam Mewujudkan Kompetensi Berfikir Kreatif Siswa MA Al-Hamidiyah Sen-Asen Konang Bangkalan Yasin, Kholil
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.649 KB)

Abstract

The discussion method is a method that can be used in learning activities, the discussion methodemphasizes the students' reasoning ability in studying the theories conveyed in the classroom. Thismethod can be used for many subjects because it is easy to apply and does not require complicatedpreparation and equipment. The discussion also became a good method for Al-Hamidiyah Madrasahstudents, although not entirely. By using the discussion method, the students creative thinkingcompetence are stimulated for developing progressively so that they have increased in along with thetimes, and can be said to be more better than before. The discussion method provides many positivecontributions in realizing students' creative thinking competencies. It can be seen from the increasingnumber of their creations in writing that published on wall magazine, bulletins and other forms ofcreative expressions, also can be seen from the increasing number of students who have alreadyfulfilled the criteria of creativity. The discussion method is also expected to be able to contribute notonly to how students develop their thinking potential in school but also in the social environment ofthe community
PENINGKATAN KOMPETENSI KEKONGRUENAN DAN KESEBANGUNAN MELALUI PEMBELAJARAN STEAM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, ART, AND MATHEMATICS ) Kholil Yasin; Supeno
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era abad 21 perkembangan teknologi dan informasi berkembang dengan sangat pesat. Untuk mengadapi perubahan yang sangat cepat tersebut diperlukan strategi yang baik dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini dilakukan agar kegiatan pembelajaran sesuai dengan tuntutan perkembangan jaman. Para guru harus bisa menciptakan kegiatan pembelajaran yang konstektual atau sesuai dengan kondisi lingkungan belajar siswa. Model pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) sebagai salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan karateristik pembelajaran abad 21. Permasalahan pada penelitian ini adalah “Apakah melalui pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) dapat meningkatkan kompetensi kekongruenan dan kesebangunan siswa kelas IX di UPTD SMP Negeri 1 Konang Bangkalan tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa kelas IX di UPTD SMP Negeri 1 Konang Bangkalan tahun 2023 dalam memahami kekongruenan dan kesebangunan melalui pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics). Subyek penerima tindakan dalam penelitian adalah siswa kelas IX-C semester 2 tahun pelajaran 2022/2023 dengan jumlah siswa sebanyak 18 orang, yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif, yakni bersifat praktis berdasarkan permasalahan nyata. Penelitian ini dilakukan dengan dua siklus tahapan PAOR (Planning, Acting, Observing dan Reflecting). Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan non tes yang meliputi tes, observasi, dan diskusi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa melalui pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) diperoleh data penguasaan materi dari siklus I ke siklus II, yaitu dari 68,50 menjadi 77,01 atau naik 8,51 poin (naik 12,42%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui pembelajaran STEAM STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam memahami kekongruenan dan kesebangunan.