Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PARADIGMA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBELAJARAN ABAD KE-21 Rayfansyah, Muhammad; Murhayati, Sri
Tadris : Jurnal Penelitian dan Pemikiran Pendidikan Islam Vol 19 No 02 (2025): Tadris : Jurnal Penelitian dan Pemikiran Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi PAI, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51675/jt.v19i02.1354

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter, moral, dan spiritual peserta didik, sekaligus sebagai filter nilai di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi abad ke-21. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menelaah berbagai literatur yang relevan, seperti buku, jurnal, artikel, dan laporan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI tidak cukup berfokus pada aspek kognitif semata, melainkan perlu diintegrasikan dengan keterampilan abad ke-21, yakni critical thinking, communication, collaboration, dan creativity (4C). Integrasi tersebut bertujuan membentuk peserta didik yang religius, cerdas, adaptif, serta mampu menghadapi tantangan era digital. Tantangan utama PAI abad ke-21 meliputi kesenjangan literasi digital, keterbatasan kompetensi guru, serta relevansi kurikulum dengan kebutuhan zaman. Oleh karena itu, inovasi pembelajaran berbasis teknologi, penguatan literasi digital, serta peningkatan kompetensi pedagogik dan profesional guru PAI menjadi agenda penting. Dengan demikian, PAI berperan tidak hanya sebagai sarana internalisasi nilai agama, tetapi juga sebagai pilar utama dalam mencetak generasi berkarakter, berdaya saing global, dan berkontribusi positif bagi masyarakat serta bangsa.
PERKEMBANGAN PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA (KH Ahmad Dahlan dan KH Hasyim Asy’ari) Rayfansyah, Muhammad; Eva Dewi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.60130

Abstract

This study aims to comparatively examine the Islamic educational thought of KH. Ahmad Dahlan and KH. Hasyim Asy'ari as two pivotal figures who shaped Islamic education in Indonesia in the early twentieth century. A qualitative approach was employed through library research, utilizing content analysis and comparative analysis of relevant primary and secondary sources. Primary sources include the works of both figures, particularly KH. Hasyim Asy'ari's Adab al-'Alim wa al-Muta'allim, while secondary sources encompass academic journals, books, and related scholarly studies. The findings reveal that KH. Ahmad Dahlan advocated an integrative-progressive educational model that synthesized religious and general knowledge to produce scholar-intellectuals capable of addressing the challenges of modernity. KH. Hasyim Asy'ari, in contrast, positioned adab (ethical conduct) as the cornerstone of Islamic education rooted in the pesantren tradition, while gradually accommodating general sciences. This study concludes that both streams of thought reformist and traditionalist are fundamentally complementary, together constituting a holistic, relevant, and resilient Islamic educational system capable of enduring the tides of change.